Bangka Selatan

Terkendala Sarpras, 80 Siswa Baru Gagal Masuk SMA Muhammadiyah Toboali

BABELHEBAT.COM, TOBOALI — Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMA Muhammadiyah Toboali pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berujung pada penolakan puluhan calon siswa. Keterbatasan sarana dan prasarana membuat sekolah tidak mampu menampung seluruh pendaftar.

Kepala SMA Muhammadiyah Plus Toboali, H. Supiandi, M.Pd., mengatakan kuota penerimaan sebanyak tujuh rombongan belajar (rombel) telah terpenuhi sesuai kapasitas yang tersedia. Akibatnya, sekitar 80 calon siswa terpaksa tidak dapat diterima.

“Alhamdulillah, SPMB 2026 di SMA Muhammadiyah Toboali sebanyak tujuh rombel telah terpenuhi. Kami secara terpaksa menolak penerimaan siswa baru karena keterbatasan sarana dan prasarana. Ada sekitar 80 calon siswa yang tidak bisa tertampung,” ujar Supiandi, Selasa (30/6/2026).

Ia menjelaskan, pihak sekolah sebenarnya telah berupaya mengajukan penambahan kuota penerimaan kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bangka Selatan. Namun, usulan tersebut belum dapat disetujui karena persyaratan fasilitas belum memenuhi ketentuan.

Menurut Supiandi, ruang laboratorium IPA yang diusulkan untuk dialihfungsikan menjadi ruang belajar dinilai belum layak, sehingga pengajuan penambahan rombel belum memperoleh rekomendasi.

1 2Laman berikutnya

Tom Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan