Bangka SelatanBabelhebat

Setelah Santri, Kini Siswa SD: Anak-anak Terluka, Pemkab dan DPRD Bangka Selatan Jangan Diam

Yang lebih ironis, hanya beberapa hari sebelum peristiwa itu, Pemkab Bangka Selatan menggelar peringatan Hari Anak Nasional. Acara berlangsung di beberapa sekolah dasar dan menengah pertama, serta di Gedung Perpustakaan Parit Tiga Toboali. Penuh sorotan dan agenda meriah tentang perlindungan anak.

Namun hanya dalam hitungan hari, satu anak meninggal dunia akibat persoalan serius yang diduga terjadi di dalam lingkungan sekolah. Kontras ini tidak bisa lagi ditutup dengan retorika seremoni atau tampilan simpatik sesaat.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah. Dinas Pendidikan Bangka Selatan datang setelah korban meninggal, tetapi tidak menyampaikan keterangan terbuka kepada publik. Tak ada klarifikasi, tak ada langkah cepat, bahkan tak ada pengakuan akan lemahnya pengawasan.

Sudah terlalu banyak yang terjadi. Dari kekerasan seksual di lingkungan pesantren, hingga buly di sekolah dasar. Anak-anak Bangka Selatan kehilangan ruang aman mereka. Sekolah dan pesantren yang seharusnya menjadi tempat tumbuh justru menjadi ruang trauma.

Baca Juga : Setelah Anak Meninggal di Bangka Selatan, Dinas Pendidikan dan RSUD Akhirnya Buka Suara

Bangka Selatan tak kekurangan perda, perbup, atau label kabupaten layak anak. Namun semua itu akan tinggal slogan jika tidak dibarengi tindakan nyata.

Pemkab dan DPRD Bangka Selatan tidak bisa lagi hanya duduk di ruang rapat. Tidak cukup hanya menggelar RDP, menyusun dokumen, dan membahas administrasi. Yang dibutuhkan adalah turun langsung ke sekolah dan lembaga pendidikan. Melakukan evaluasi menyeluruh. Memberikan pengawasan yang konsisten. Melibatkan semua pihak, pendidik, masyarakat, orang tua, dan anak-anak itu sendiri.

Ini bukan lagi waktunya berdongeng di forum publik. Bukan waktunya bernarasi atau beropini tanpa arah. Bukan waktunya mencari panggung atau tampil di ruang publik dengan dalih prihatin. Bukan waktunya mencari panggung dan muka.

Yang dibutuhkan hari ini adalah keberpihakan nyata. Langkah-langkah berani dan sistematis yang melindungi anak-anak. Karena jika semua ini terus dibiarkan, maka duka seperti ini akan datang lagi. Dan ketika itu terjadi, semua ucapan belasungkawa tak akan cukup untuk mengganti satu nyawa yang hilang.

Laman sebelumnya 1 2

Tom Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan