Selamat Hari Nelayan Indonesia ke 62, KPK Kawal Anggaran Peningkatan Kesejahteraan Nelayan
JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan lembaga anti korupsi yang dipimpinnya itu akan senantiasa mengawal dan memastikan anggaran bagi peningkatan kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia.
Hal tersebut disampaikannya melalui keterangan tertulisnya dalam rangka peringatan Hari Nelayan Indonesia ke 62, Rabu (6/4/2022)
“Selamat Hari Nelayan Indonesia ke 62,” kata Firli Bahuri.
Firli menegaskan, nelayan adalah profesi penting bagi perekonomian Indonesia. Setiap nelayan bertaruh jiwa dan harga setiap harinya di laut lepas dan samudera untuk mencari nafkah, serta berkontribusi besar terhadap ekonomi negara. Perjuangan nelayan sangat keras. Karena itu, semua pihak harus menghargai profesi nelayan. Sebab mereka bekerja mencari rupiah sebagai pencari ikan dengan cara yang hak dan halal. Keteguhan profesi nelayan dalam mencari nafkah dan menghidupi keluarganya, terkadang tidak dibarengi dengan tingkat kesejahteraan para nelayan. Hal itu terlihat dari taraf hidup kebanyakan nelayan adalah miskin.
“Kebanyakan nelayan di Indonesia itu tinggal di rumah reot di bibir pantai dan muara. Hal itu sungguh miris dan memprihatikan,” ucap Firli.
Karena itu, lanjutnya, KPK memastikan untuk mengawal setiap kebijakan dan anggaran yang dialokasi bagi peningkatan kesejahteraan nelayan di seluruh tanah air. Selain itu, pada Hari Nelayan Indonesia ke 62 ini, Firli mengusulkan agar nelayan diangkat sebagai pahlawan ekonomi devisa samudera dan pahlawan pertahanan dan kedaulatan negara.