
BULAN suci Ramadan tidak mengurangi semangat pengabdian di lapangan. Satgas TMMD ke 127 Kodim 0432 Bangka Selatan tetap melaksanakan salat berjemaah bersama warga Desa Penutuk, dilanjutkan tarawih dan apel malam sebagai bagian dari pembinaan disiplin dan kebersamaan.
Kegiatan tersebut diikuti personel Satgas dan masyarakat setempat untuk menyamakan visi, melakukan pengecekan personel serta material, sekaligus memupuk semangat gotong royong sebelum bekerja. Ibadah tetap dijaga di tengah rangkaian tugas pembangunan.
Komandan SSK TMMD ke 127 Kapten Inf Tri Wahyudi menegaskan kedisiplinan dan kesehatan menjadi kunci keberhasilan program.
“Sebelum terjun ke sasaran fisik seperti perbaikan jalan, perehaban musala dan rumah tidak layak huni, seluruh Satgas diwajibkan olahraga ringan, apel pagi dan apel malam. Ini bukan hanya untuk kesehatan fisik, tetapi membangun mental disiplin rohani dan kekompakan dengan warga. Dengan kondisi prima, hasil pekerjaan akan maksimal dan tepat waktu,” ujar Tri Wahyudi, Rabu (4/3/2026).
Apel rutin di lokasi yang telah ditentukan juga menjadi sarana evaluasi pekerjaan hari sebelumnya serta pembagian tugas secara efisien. Dalam setiap apel ditekankan pentingnya menjaga keselamatan kerja selama kegiatan berlangsung.
Warga Desa Penutuk Jerukik mengungkapkan kekaguman terhadap kedisiplinan personel.
“Tentara di sini luar biasa. Pagi sudah olahraga, apel, lalu bekerja dan ibadah tarawih, malam apel lagi memastikan personel aman dan lengkap. Kami warga ikut bersemangat dan disiplin juga. Semoga TMMD di desa kami sukses,” ungkap Jerukik.
Kebersamaan dalam ibadah dan kerja tersebut memperkuat hubungan TNI dan masyarakat selama pelaksanaan TMMD. Semangat Ramadan menjadi penguat nilai pengabdian sekaligus perekat kekeluargaan di tengah upaya membangun desa.