Bangka Selatan
Trending

Satgas TMMD Latih Petani Olah Pupuk Organik

PENGUATAN sektor pertanian menjadi bagian dari sasaran nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 127. Satgas TMMD Kodim 0432 Bangka Selatan bekerja sama dengan Dinas Pertanian menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik bagi masyarakat Desa Penutuk, Kecamatan Lepar.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan kepada petani dalam mengolah limbah pertanian menjadi pupuk ramah lingkungan yang bernilai ekonomis. Pelatihan diharapkan membantu petani mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia serta menekan biaya produksi.

Perwira Koordinator TMMD Kapten Inf Aritonang menyampaikan program tersebut dirancang untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi alam sekitar.

“Kami ingin masyarakat mandiri dalam mengolah potensi alam yang ada seperti sisa kotoran ternak dan limbah dapur agar menjadi produk yang bermanfaat bagi kesuburan tanah mereka,” ujar Aritonang.

Materi dan praktik pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Toboali bersama tiga orang staf. Warga diajarkan teknik pembuatan pupuk organik cair dan kompos melalui tahapan pemilihan bahan berupa sampah organik seperti sisa sayuran, dedaunan kering, dan jerami padi. Proses fermentasi dilakukan dengan menambahkan larutan pengurai dan gula merah sebagai katalisator dalam wadah tertutup. Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai takaran penggunaan pupuk organik cair dengan mencampurkan satu liter pupuk ke dalam sepuluh liter air sebelum diaplikasikan ke tanaman.

Antusiasme warga terlihat saat sesi praktik lapangan. Program tersebut diharapkan mampu memperbaiki kualitas tanah yang jenuh akibat pupuk anorganik sekaligus membuka peluang ekonomi melalui produksi pupuk organik lokal.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan di wilayah Bangka Selatan.

Tom

Berdiri di Atas Semua Golongan