Bangka SelatanBabelhebatNasional-InternasionalPemerintahan

Ratusan Warga Bangka Selatan Serbu DPRD Babel, Didit Janji Bawa Langsung ke Pusat

MEREKA datang bukan untuk basa-basi. Mereka turun ke jalan karena suara mereka tak lagi didengar di hutan. Ratusan warga dari Bangka Selatan mendatangi Gedung DPRD Provinsi Bangka Belitung, Jumat (8/8/2025) siang. Tuntutan mereka jelas dan lantang. Cabut izin Hutan Tanaman Industri PT Hutan Lestari Raya.

Di halaman DPRD yang biasanya lengang, kini bergemuruh oleh suara rakyat yang marah tapi teratur. Mereka menyebut HTI PT HLR sebagai ancaman nyata. Bukan hanya bagi pohon, tapi juga bagi perut, air, dan hidup mereka sendiri.

Aksi damai ini berlangsung sekitar pukul 13.20 WIB. Tak ada kericuhan, tapi ketegangan terasa di udara. Warga menyampaikan penolakan keras terhadap keberadaan HTI di Kabupaten Bangka Selatan. Mereka menuntut izin PT HLR dicabut total.

Baca Juga : Aktivis dan Legislator Desak Polda Babel Tetapkan Tersangka Proyek Dermaga Penutuk Bangka Selatan

Kepada massa, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya menyatakan sikap. Ia menyebut lahan itu adalah tanah rakyat dan akan memperjuangkan apa yang menjadi hak warga.

“Bukan berarti kita berhenti berbuat untuk mendukung rakyat, karena ini merupakan tanah rakyat. Kami berharap pemerintah pusat dapat melihat situasi dan kondisi masyarakat Bangka Belitung, sebab hutan merupakan sumber pencaharian masyarakat,” ujar Didit.

Baca Juga : DPRD Babel Siap Panggil Perusahaan HTI yang Kuasai 31 Ribu Hektare Lahan di Bangka Selatan

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa pemerintah pusat akan berpihak pada rakyat.

1 2Laman berikutnya

Azril Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan