PangkalpinangBeritaNasional/InternasionalPemerintahan

Puluhan ASN Pemkot Pangkalpinang Ikut Lomba Fashion Show Kebaya Nasional, Lusje : Mengenang Sosok Kartini

0
×

Puluhan ASN Pemkot Pangkalpinang Ikut Lomba Fashion Show Kebaya Nasional, Lusje : Mengenang Sosok Kartini

Sebarkan artikel ini
IMG 20240508 WA0038

PULUHAN Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang mengikuti lomba fashion show kebaya nasional yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Tim Penggerak PKK Kota Pangkalpinang, Rabu (8/5/2024).

Lomba ini dalam rangka memperingati Hari Kartini, dengan tema.‘Kartini Milenial yang Tangguh, Mandiri dan Kreatif’ dengan peserta lomba dari kalangan pelajar dan ASN perempuan.

Sebanyak 76 ASN perwakilan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berusia 40 tahun keatas ikut dalam kegiatan lomba yang dipusatkan di Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh DWP dan Tim Penggerak PKK Kota Pangkalpinang ini. Bahkan Lusje sempat tercengang melihat penampilan fashion show yang diperagakan oleh siswa (pelajar) SD dan SMP yang telah dilaksanakan satu hari sebelumnya (Selasa).

BACA JUGA : DWP Kota Pangkalpinang Lomba Fashion Show Kebaya Nasional

Menurut Lusje, dengan adanya perlombaan ini dapat membuka kesempatan bagi kaum perempuan untuk mengekspresikan diri di atas panggung.

“Lomba yang diadakan ini untuk memperingati Hari Kartini. Mengenang sosok Kartini yang memperjuangkan agar wanita di Indonesia dapat sederajat dengan laki-laki. Bahkan Kartini juga berjuang sampai menerbitkan buku Habis Gelap Terbitlah Terang,” kata Lusje.

Lusje menjelaskan, hasil karya perjuangan Raden Ajeng Kartini dapat dirasakan oleh generasi saat ini. Salah satu buktinya, yakni keberadaan perempuan dalam mengisi jabatan-jabatan tinggi pratama, bahkan dirinya yang dipercaya mengemban jabatan sebagai Penjabat Wali Kota.

“Kalau tanpa perjuangan dan jasa Kartini, mungkin kita (perempuan_red) tidak bisa seperti saat ini. Hasil karyanya bisa kita rasakan sampai sekarang. Jadi sebagai seorang perempuan lakukan dan pergunakan sesuai kemampuan kita, mau jadi desainer, guru, istri, ibu rumah tangga, apapun itu kita maksimalkan,” ujar Lusje.