PangkalpinangBerandaBeritaNasional/InternasionalPemerintahan

Puluhan ASN Kemendagri Regional Yogyakarta Belajar ke Kota Pangkalpinang

0
×

Puluhan ASN Kemendagri Regional Yogyakarta Belajar ke Kota Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini
IMG 20240611 WA00031

PANGKALPINANG merupakan kota yang tidak luput dari kisah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan saat menyambut kedatangan puluhan peserta kegiatan studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dari PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta, Senin (10/6/2024).

Sebanyak 96 peserta ini disambut dan diterima Lusje di Rumah Dinas Residen, yang merupakan Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang.

Lusje menjelaskan, kegiatan studi lapangan ini setidaknya dapat menjadi bekal (ilmu) tambahan untuk peserta diklat ke depan untuk menjadi pejabat eselon IV maupun III di kementerian. Karena  itu, diingatkannya agar para peserta dapat terus belajar dan mengembangkan kompetensi diri.

“Jangan pernah malas untuk belajar. Belajar juga apa yang bisa diambil dari Kota Pangkalpinang ini. Ada beberapa pejabat di Pangkalpinang ini yang mengikuti diklat, saya minta mereka ikut pendidikannya di luar Bangka agar punya pengalaman yang berbeda dan menambah relasi,” kata Lusje.

Lusje mengingatkan kepada seluruh dinas di Lingkungan Pemkot Pangkalpinang, untuk melayani peserta diklat sesuai dengan kebutuhan data dan informasi yang diperlukan peserta diklat. Sebab, dengan data dan informasi yang mereka ketahui secara detail dapat menjadi bekal mereka untuk melengkapi proyek perubahan.

Selain itu, lanjutnya, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus aktif mengikuti pendidikan dan pelatihan. Jangan berhenti di satu pelatihan saja, namun terus diasah dengan pelatihan-pelatihan lain jika masa jabatan masih mencukupi.

“Kepada peserta diklat, saya ucapkan selamat datang di Kota Pangkalpinang. Inilah Kota Pangkalpinang, yang merupakan Ibu kotanya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tutur Lusje.