PT Timah Tanam 36.100 Mangrove, Bentengi Pesisir dan Serap Emisi Karbon

“Pelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam operasional perusahaan. Penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menjaga ekosistem pesisir, tetapi juga mendukung upaya pengendalian perubahan iklim melalui peningkatan kapasitas penyerapan karbon,” ujarnya.
Mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami yang melindungi garis pantai dari abrasi dan erosi. Selain itu, keberadaan mangrove juga mampu mengurangi risiko banjir rob serta berbagai ancaman bencana di kawasan pesisir.
Tak hanya berfungsi sebagai pelindung pantai, hutan mangrove dikenal sebagai salah satu ekosistem yang memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap dan menyimpan karbon dioksida dari atmosfer. Kemampuan ini menjadikan mangrove sebagai elemen penting dalam upaya menekan laju perubahan iklim global.
Anggi menambahkan, mangrove juga berkontribusi dalam menjaga kualitas perairan karena mampu menyerap berbagai polutan, termasuk logam berat dan bahan kimia yang berpotensi mencemari laut.
Karena itu, PT TIMAH terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam program penanaman dan pemeliharaan mangrove. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, manfaat mangrove diharapkan tidak hanya dirasakan dari sisi lingkungan, tetapi juga mampu mendukung kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.