PT Timah Salurkan Rp 1,5 Miliar untuk Dukung UMKM, Empat Mitra Binaan Naik Kelas
USAHA Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat serta menciptakan lapangan kerja. Sebagai bentuk komitmen untuk mendorong pertumbuhan UMKM di wilayah operasionalnya, PT Timah kembali menyalurkan pinjaman modal kerja melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK).
Pada kuartal I tahun 2025, PT Timah mengucurkan dana sebesar Rp 1,5 miliar untuk mendukung permodalan bagi UMKM mitra binaannya. Tidak hanya memberikan akses pembiayaan, perusahaan Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini juga aktif membina dan mendampingi pelaku UMKM agar dapat berkembang dan naik kelas.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional. Melalui akses permodalan yang lebih mudah, perusahaan ingin membantu mereka memperluas usaha, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat lokal,” ujar Department Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan.
BACA JUGA : PT Timah Salurkan Rp 6,4 Miliar untuk Program CSR di Tiga Provinsi
Anggi menjelaskan, pada triwulan pertama 2025, sebanyak empat mitra binaan PT Timah berhasil naik kelas. Peningkatan ini dinilai dari sejumlah indikator, seperti bertambahnya jumlah tenaga kerja, peningkatan kapasitas produksi, naiknya omzet, perolehan sertifikat nasional/internasional, serta pemasaran produk ke luar daerah bahkan mancanegara.
Program dukungan permodalan PT Timah terhadap UMKM telah berjalan sejak tahun 2000. Hingga kini, ribuan UMKM telah merasakan manfaat dari program ini untuk mengembangkan usaha mereka di berbagai sektor, seperti industri kreatif, pertanian, perikanan, kuliner, jasa, kerajinan, dan lainnya.