PT Timah Hadirkan Program Kemunting untuk Perangi Stunting
MASALAH stunting masih menjadi pekerjaan besar bangsa. Di banyak daerah, terutama di sekitar wilayah tambang, ancaman ini nyata dirasakan masyarakat. PT Timah tidak tinggal diam dan memilih untuk terjun langsung melalui Program Kemunting atau Gerakan Menurunkan Stunting.
Program ini menyasar ibu hamil dan balita dari keluarga berpenghasilan rendah di lingkar tambang. Tujuannya sederhana namun penting, mendukung perbaikan gizi agar anak-anak bisa tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas. Tidak hanya keluarga, pelajar juga dilibatkan sebagai bagian dari edukasi sejak dini tentang pentingnya pencegahan stunting.
Bersama Asosiasi Ibu Menyusui (AIMI) Bangka Belitung, PT Timah telah menggelar dua kali sosialisasi, termasuk bagi pelajar penerima Kelas Beasiswa PT Timah di Desa Pemali. Program yang sama juga hadir di Desa Nelayan II Sungailiat, Kabupaten Bangka, dengan melibatkan remaja, anak-anak stunting, orang tua, kader kesehatan, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain edukasi, anak-anak stunting juga mendapat makanan tambahan.
Departemen Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan mengatakan isu stunting menjadi perhatian serius karena menyangkut masa depan bangsa. Menurutnya, PT Timah ingin terlibat langsung bersama Pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.
Selain fokus pada gizi, PT Timah mendorong keterlibatan masyarakat melalui pelatihan kader posyandu, penyediaan sarana pendukung kesehatan, pelayanan kesehatan gratis dengan mobil sehat, hingga kampanye pola hidup sehat.





