PT Timah Dorong Pemulihan Lahan Pascatambang di Bangka Selatan
UPAYA merawat ketahanan pangan di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin menemukan bentuk baru ketika lahan pascatambang mulai dihidupkan kembali. Di Desa Tepus, Kecamatan Airgegas, kolaborasi antara masyarakat dan PT Timah Tbk menghadirkan harapan melalui kebun produktif yang dibangun di kawasan bekas galian tambang.
Pada lahan seluas 3 hektare di Dusun Kelidang, Pemerintah Desa Tepus menanam dua ratus pohon yang terdiri dari 100 pohon kelapa hibrida dan seratus pohon mangga harum manis. Inisiatif tersebut menjadi langkah serius untuk membangun sentra perkebunan yang mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Tepus, Acai menyebut pemilihan komoditas kelapa dan mangga dilakukan karena keduanya memiliki nilai ekonomis tinggi dan permintaan yang stabil.
Menurutnya, dukungan PT Timah Tbk memberi dorongan besar bagi desa untuk mengoptimalkan potensi pertanian yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT Timah Tbk. Ini menjadi bukti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat kami. Kelapa dan mangga dipilih karena nilai jualnya cukup tinggi dan kebutuhan konsumsi juga besar,” kata Acai.
BACA JUGA: PT Timah Raih Apresiasi Atas Kontribusi Pajak Air Permukaan di Bangka Belitung
Desa Tepus memiliki potensi besar pada sektor pertanian dan pertambangan berkat karakter tanah yang bergambut dan berpasir. Namun banyak lahan bekas tambang masyarakat yang tidak lagi produktif. Pemerintah desa melihat kondisi itu sebagai peluang untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai lahan ketahanan pangan yang berkelanjutan.





