BabelhebatNasional-Internasional

Proses Penerimaan Siswa Baru di Babel Dikeluhkan, DPRD Soroti Minimnya Informasi dan Pemerataan Pendidikan

PROSES Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025–2026 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapat sorotan tajam dari masyarakat dan DPRD. Sejumlah orang tua mengeluhkan sistem yang tidak transparan, minim informasi, serta terkesan menyulitkan akses pendidikan yang adil.

Ketua Komisi IV DPRD Babel, Mehoa, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat sejak ditutupnya jalur afirmasi dan prestasi. Ia menilai, lemahnya penyampaian informasi menjadi akar dari kebingungan yang dialami para orang tua.

“Masih banyak orang tua bingung karena tidak tahu harus menghubungi siapa. Informasi dari sekolah dan dinas tidak tersampaikan dengan maksimal,” ujar Mehoa.

BACA JUGA : Pemkab Bangka Selatan Lakukan Rotasi Pejabat Eselon II

Komisi IV mendesak agar Dinas Pendidikan segera membuka data penting secara terbuka, mulai dari jumlah rombongan belajar (rombel), asal sekolah pendaftar, hingga rincian kuota dan teknis zonasi. Kejelasan data tersebut dianggap penting untuk mencegah kesalahpahaman di masyarakat.

“Kalau data seperti jumlah kelas dan kuota per zona dibuka, masyarakat bisa lebih paham dan merasa diperlakukan adil,” tambahnya.

Mehoa juga menyoroti pentingnya kehadiran help desk dan hotline di setiap sekolah untuk memudahkan akses komunikasi. Ia menilai, tidak semua orang tua merasa nyaman bertanya langsung ke panitia di lapangan.

“Perlu layanan yang ramah dan terbuka. Hotline resmi bisa jadi solusi agar masyarakat tidak merasa bingung atau terabaikan,” ujarnya.

Distribusi Guru dan Ketimpangan Sekolah Favorit

1 2Laman berikutnya

Azril Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan