Babelhebat

Pjs Bupati Basel ajak Tokoh Agama, Masyarakat dan Pemuda Lawan Narkoba

KABUPATEN Bangka Selatan (Basel) dinilai masuk kategori daerah terendah terhadap tanggap ancaman bahaya narkoba di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Hal ini berdasarkan pengukuran hasil indeks kota/kabupaten atau Kotan tanggap ancaman narkoba tahun 2023.

Hasil penilaian tersebut dipaparkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Babel saat rapat koordinasi pengembangan dan pembinaan kota/kabupaten atau Kotan tanggap ancaman narkoba, Rabu (16/10/2024).

Diketahui, bahwa dari 7 kabupaten/kota se-Babel, Kabupaten Bangka Selatan berada di angka 2,59 persen pengukuran indeks Kotan pada tahun 2023. Sementara pada ketahanan keluarga 1,78 persen, ketahanan masyarakat 2,99 persen, kewilayahan 2,6 persen, kelembagaan 2,73 persen dan hukum 3,01 persen.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Basel Elfin Elyas mengatakan, bahwa berbagai upaya pencegahan terkait dengan narkoba telah dilakukan oleh Pemkab Basel. Hanya saja pelaporannya tidak masuk ke dalam sistem sehingga angka indeks tanggap ancaman narkoba tetap berada di angka 2,59 persen.

“Sebenarnya sudah banyak yang kita lakukan, cuma pelaporannya ini kadang-kadang tidak masuk ke link atau sistem. Oleh karena itu, kami dari Pemkab Basel ke depannya akan mengajak para guru ngaji atau tokoh agama lainnya untuk bersama-sama melawan peredaran narkoba. Karena dari sisi agama itu penting dan juga edukasi dari dunia pendidikan,” jelas Elfin.

Elfin mengimbau sekaligus mengajak para tokoh agama, masyarakat, pemuda dan maupun orang tua untuk benar-benar memperhatikan tingkah laku, prilaku dan lingkungan anak-anak, serta turut andil dalam membantu memerangi peredaran narkoba.

1 2Laman berikutnya

Tom Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan