BeritaNasional/InternasionalPangkalpinangPemerintahan

Peran Pers Dalam Menyukseskan Pemilu, Dewan Pers Gelar Workshop Peliputan Pemilu 2024

2
×

Peran Pers Dalam Menyukseskan Pemilu, Dewan Pers Gelar Workshop Peliputan Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
IMG 20230927 WA0009

PERS punya peran penting dalam menyukseskan pemilihan umum. Artinya, suksesnya pelaksanaan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu semata.

Hal ini diutarakan Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya saat membuka lokakarya atau workshop tentang peliputan pemilu 2024 di Hotel Novotel, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (26/09/2023).

Lokakarya peliputan pemilu ini dihadiri Komisioner KPU Babel, Komisioner Bawaslu, Komisioner KPID, perwakilan IJTI, JMSI, PWI, SPS, AJI, SMSI, media cetak dan online serta pers Kampus UBB.

Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya mengucapkan terima kasih kepada para narasumber dari KPU dan Bawaslu Babel yang sudah hadir dalam acara workshop ini.

Baca Juga : Muhidin : Peran Media dan Wartawan Sangat Besar di Pemilu 2024

Menurutnya, Dewan Pers punya konsep, salah satu suksesnya pelaksanaan pemilu tidak hanya dari penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu saja. Pers juga punya peran penting dalam suksesnya pemilu.

Belajar dari dua kali Pilpres dan Pilkada serentak 2019, suka tidak suka resikonya sampai hari ini masih berasa. Salah satu yang mengangkat dan membumbui suasana seperti itu adalah teman-teman pers.

“Maka dari itu teman-teman pers salah satu yang terlibat dalam menyukseskan pemilu sebelum atau selama pasca Pilpres dan Pilkada serentak 2024,” ungkap Agung.

Agung menjelaskan, bahwa sebelum informasi disampaikan ke publik, maka teman-teman pers wajib konfirmasi terlebih dahulu ke Bawaslu dan KPU mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dipublikasikan. Karena, peran pers dalam ruang publik memberikan informasi yang akurat adalah salah satu peran paling krusial yang harus diemban oleh media selama pesta demokrasi.

“Kehandalan dan keakuratan informasi yang disampaikan oleh media dapat sangat mempengaruhi pemahaman publik, keputusan pemilih dan integritas itu sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Babel Muslim Ansori menyampaikan, sangat membutuhkan teman-teman pers terkait informasi tentang tahapan Pemilu 2024.

“Harapannya, informasi tentang tahapan pemilu bisa tersampaikan ke masyarakat Babel baik yang ada di kota maupun kabupaten,” jelas Muslim.

Dikatakan Muslim, bahwa KPU bisa menjadi informan bagi media yang akan memberikan informasi-informasi yang akurat sesuai dengan fakta.

“Tujuannya tidak lain untuk mencerdaskan para pemilih untuk pemilu tahun 2024 nanti,” ujarnya.

Berkaitan dengan berita palsu atau hoax tentang kepemiluan, lanjutnya, teman-teman pers bisa langsung mengkonfirmasikan hal itu ke KPU. Pastinya, KPU siap memberikan informasi sesuai dengan fakta dalam kegiatan-kegiatan tahapan Pemilu 2024.

“Sehingga diharapkan agar teman-teman pers bisa menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat,” tuturnya.

Senada juga diutarakan Komisioner Bawaslu Babel Novrian Saputra. Dalam materinya disampaikan tentang hormati perbedaan pilihan dan jaga persaudaraan. Apalagi sekarang sangat susah membedakan mana yang pers dan mana yang bukan pers. Padahal sebenarnya membedakannya itu sangat mudah.

“Kalau pers informasi yang diberikan melalui KEJ (Kode Etik Jurnalistik), sedangkan yang bukan pers tidak melalui KEJ sehingga menjadi penyebab informasi yang diberikan banyak yang negatifnya atau hoax,” ujarnya.