“Banyak tugas lain yang harus diselesaikan. Saya menitipkan banyak hal kepada para kepala desa ini. Banyak aspek yang harus kita sentuh. Tentu saya ingin masyarakat desa jauh lebih produktif. Saya sangat mengharapkan kepala desa untuk mengajak masyarakat kita produktif,” ujarnya. Baca juga: DPC Apdesi Bateng Dorong Semua Desa Menuju Desa Mandiri
Dijelaskannya, bahwa fokus pemerintah desa tidak hanya mengenai perekonomian saja. Tetapi juga untuk memaksimalkan potensi pertanian, perikanan, budaya dan pariwisata. Dua sektor lain yang tak kalah penting adalah meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.

“Saya minta bantuan kepala desa untuk menggerakkan masyarakat lebih produktif. Beberapa hal terkini muaranya terjadi di desa-desa seperti narkoba, Hiv, Aids tidak hanya terjadi di kota, tetapi juga di desa-desa. Mudah-mudahan angka penularan Hiv, Aids ini jangan terus berkembang,” katanya. Baca juga: Putusan Pengadilan, Kades Batu Betumpang Tidak Ditahan
Selain itu, lanjutnya, permasalahan kesehatan dan pendidikan anak juga perlu perhatian lebih dari kepala desa melalui Anggaran Dana Desa (ADD) yang telah diberikan oleh pemerintah pusat. Karena itu, agar dalam penggunaan dana tersebut tepat guna maka diharapkan peran kepala desa untuk tetap menjalin koordinasi dengan kepolisian, kejaksaan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai unsur pengawas.

“Sejak pemerintah memberikan perhatian jauh lebih besar kepada desa, kita melihat pembangunan di desa lebih maju. Saya melihat kualitas kepala desa yang hadir di sini baik. Untuk itu, pergunakan dana desa sebaik mungkin sesuai aturannya untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Harapan saya, kejaksaan, kepolisian, BPK dan BPKP bisa memantaunya, mengawal secara berkala dalam penggunaan dana desa ini, mohon dibantu untuk pencegahan sebelum terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” tuturnya.
Pada acara pelantikan tersebut sekaligus rapat koordinasi pemerintah desa, penandatanganan komitmen kerja bersama, rakerda DPD APDESI Babel diakhiri dengan penyerahan berbagai bantuan sosial. Meliputi bantuan usaha ekonomi kreatif, BLT BBM, bantuan disabilitas, bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan CSR kursi roda, turut dihadiri Plt Kajati Babel, perwakilan Polda dan Korem 045/Garuda Jaya serta pihak perwakilan dari perbankan.
Sumber: cmnnews