Berita

Pemuda Basel Bersatulah, Lupakan Perselisihan Masa Lalu

0
×

Pemuda Basel Bersatulah, Lupakan Perselisihan Masa Lalu

Sebarkan artikel ini

SEJUMLAH mantan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung (Babel) dilibatkan sebagai panitia dalam pelaksanaan Rapat pimpinan daerah (Rapimda) dan Musyawarah Daerah (Musda) pemilihan calon Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Basel.

IMG 20220719 WA0119

Selain itu, juga melibatkan perwakilan dari Dewan Pengurus Kecamatan (DPK), perwakilan dari Organisasi Kepemudaan (OKP) dan pengurus DPD KNPI Babel yang tergabung di pengurus karateker DPD KNPI Basel. Hal ini ditegaskan Ketua Karateker DPD KNPI Basel Ali Muzakhir.

Dijelaskan Muzakhir, bahwa mereka sebagai pengurus karateker mengakomodir semua kepentingan stakeholder yang ada di KNPI Basel. Baik itu DPK, OKP dan maupun mantan pengurus atau senior KNPI.

IMG 20220719 WA0123

“Tanggal 15 Juli 2022 kami kumpul dengan para senior KNPI dan tokoh pemuda Basel. Kami minta arahan dan dukungannya dari para senior, mengingat para senior memiliki basis massa. Karenanya itu, semuanya kami libatkan sebagai panitia dalam pelaksanaan Rapimda dan Musda. Harapan kami tidak lah lain agar pelaksanaan Rapimda dan Musda nantinya berjalan lancar tanpa adanya kericuhan seperti yang pernah terjadi pada Musda tahun 2020 lalu,” kata Muzakhir.

IMG 20220719 WA0121

Diakuinya, bahwa masukan dari para senior sangat berarti bagi mereka dalam melaksanakan Rapimda dan Musda. Untuk itu, diharapkannya para pemuda di Negeri Beribu Pesona bisa bersatu dan bisa melaksanakan Musda secara demokratis sehingga terpilih pemuda yang terbaik untuk memimpin KNPI Basel tiga tahun kedepan.

IMG 20220719 WA0120

“Lupakan lah perselisihan masa lalu yang pernah terjadi. Mari bersatu dan kita sukseskan Rapimda dan Musda ini, dengan harapan bersama terpilih pemuda yang terbaik untuk memimpin KNPI Basel tiga tahun kedepan,” ujar Muzakhir.

Muzakhir berharap saat Rapimda dan Musda pada tanggal 13-14 Agustus 2022 tidak ada lagi kunci mengunci. Semakin banyak calon atau kandidat semakin baik sehingga banyak pilihannya.

“Harapan kita semakin banyak kandidat semakin banyak pula pilihannya,” tegas Muzakhir.