Bangka SelatanBeritaDesaPemerintahan

Pembuatan NIB di Bangka Selatan Meningkat, Kartika : Tahun 2023 Tercatat 3.205 NIB

2
×

Pembuatan NIB di Bangka Selatan Meningkat, Kartika : Tahun 2023 Tercatat 3.205 NIB

Sebarkan artikel ini
IMG 20240312 WA0060

PENGUSAHA di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membuat perizinan, yakni Nomor Induk Berusaha (NIB) terus meningkat.

Hal ini diutarakan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu (DPMPPTSP) Basel, Kartikasari saat kegiatan Aik Bakung di Desa Permis, Kecamatan Simpang Rimba, Sabtu (9/3/2024).

Kartika, begitu sapaan akrabnya tersebut mengakui bahwa antusias masyarakat (pengusaha) dalam membuat Nomor Induk Berusaha (NIB) pada kegiatan Aik Bakung di Desa Permis sangat luar biasa.

“Tercatat 89 pengusaha dari berbagai macam produk membuat NIB saat kegiatan Aik Bakung di Desa Permis,” jelas Kartika.

Dijelaskannya, bahwa dari 89 NIB yang dikeluarkan terdapat berbagai macam produk makanan maupun jasa seperti produk olahan makanan dan jasa elektronik, warung makanan, kemplang, kue, pakaian, hasil perikanan, permak pakaian, bengkel dan usaha pembuatan gula merah.

“Melihat dari NIB yang dikeluarkan bahwa masyarakat mulai menyadari atas pentingnya NIB dalam berusaha dengan harapan apabila ada bantuan dari pemerintah tentunya mereka juga bisa mengajukan bantuan,” ujar Kartika.

Tercatat pada 2023 Pemkab Basel telah mengeluarkan pembuatan izin berusaha mencapai 3.205 NIB, sehingga melebihi target yang ditetapkan. Selain itu, dari jumlah tersebut dengan total investasi sebesar Rp 3.146.938.636.537. Artinya, meningkat 2 kali lipat dari tahun 2022 yang hanya Rp 1,4 triliun.

“Kita memanfaatkan setiap program kegiatan Aik Bakung di desa-desa, serta dengan sistem jemput bola sehingga para pengusaha terbantu dalam pembuatan NIB,” kata Kartika.

Kartika berharap, pada tahun ini (2024) penerbitan NIB semakin meningkat. Hal tersebut sesuai dengan yang di instruksikan oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) agar setiap daerah mempermudah perizinan bagi yang mau berinvestasi.

“Presiden telah menginstruksikan untuk mempermudah segala perizinan yang diajukan oleh para pengusaha, tetapi dengan catatan tetap harus melakukan pengawasan yang ketat sesuai dengan aturan,” tutur Kartika.