Panitia Amil Zakat Harus Ingat Ini

TOBOALI, Babelhebat.com – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jamaludin mengingatkan kepada para panitia amil atau unit pengumpulan zakat, untuk tidak memperjualbelikan beras yang sudah dibayarkan oleh muzakki sebagai zakat fitrah.
“Tidak dibenarkan kepada panitia amil atau unit pengumpulan zakat untuk memperjualbelikan beras yang sudah dibayarkan oleh muzakki sebagai zakat fitrah,” kata Kepala Kantor Kemenag Basel, Jamaludin, Minggu (2/4/2023).
Jamaludin menjelaskan, nilai zakat fitrah, zakat mal atau harta, zakat fidyah dan zakat profesi pada tahun 2023 atau 1444 hijriah ditetapkan berdasarkan hasil keputusan rapat bersama antara Kemenag, Majelis Ulama Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional, Bagian Kesra, Dinas Sosial beserta Ormas Islam di Bangka Selatan. Rapat bersama pada 30 Maret lalu diputuskan untuk zakat fitrah dibayarkan dengan beras sebanyak 2,5 kilogram dengan standar harga Rp 12.000 atau Rp 30.000 perjiwa.
“Bagi yang mengkonsumsi beras dengan harga diatas atau dibawah harga standar Rp 12.000 wajib mengeluarkan zakat fitrah sesuai dengan beras yang dikonsumsi oleh yang bersangkutan,” ujar Jamaludin.