Mendagri Tito juga menekankan ada beberapa tugas dan bidang Pj Gubernur yang berbeda dengan gubernur definitif. Namun dari beberapa bidang itu, ada yang bisa dilaksanakan dengan berkonsultasi dengan mendagri.
“Gubernur adalah pimpinan tertinggi pemerintahan dan sekaligus pimpinan forkopimda di provinsi. Untuk itu, saya meminta bapak-bapak untuk betul-betul mampu menunjukkan leadership yang kuat,” harapnya.
Mendagri yakin, dengan track record dan pengalaman yang dimiliki oleh para penjabat ini, tugas tersebut dapat dijalankan dengan baik.
Kementerian Dalam Negeri dalam pelantikan Pj Gubernur ini, telah mengundang Forkopimda, Sekda dan para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sesuai dengan Surat Undangan Kemendagri Nomor 005/2475/SJ tertanggal 10 Mei 2022.
Dan menurut informasi dari Badan Penghubung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Jakarta, ikut hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Babel, Kapolda Babel, Danrem 045 Gaya, dan beberapa Kepala Perangkat Daerah, termasuk Gubernur Kepulauan Bangka Belitung periode 2017-2022, Erzaldi Rosman.
(Sumber Dinas Kominfo Babel)