BeritaHukumNasional/InternasionalPangkalpinangPemerintahan

Mendagri Dorong Polri Aktif Awasi Kampanye Hitam Jelang Pemilu 2024

1
×

Mendagri Dorong Polri Aktif Awasi Kampanye Hitam Jelang Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
1698838501IMG 20231101 WA0021
MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) aktif mengawasi kampanye hitam menjelang Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.
Selain itu, Polri juga perlu tegas menangani berbagai kampanye yang bisa memprovokasi dan memecah belah masyarakat.

“Termasuk yang tidak boleh terjadi adalah black campaign (kampanye hitam_red), kampanye yang tidak benar, tidak sesuai fakta,” jelas Tito saat menjadi pembicara pada apel Kasatwil Tahun 2023 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (1/11/2023) seperti dikutip babelhebat dari laman resmi Kemendagri.

Kegiatan ini digelar oleh Polri yang dihadiri jajaran kepolisian baik dari pusat maupun daerah.

Mantan Kapolri periode 2016-2019 itu menekankan, kampanye diperbolehkan sepanjang pesan yang dimuat berdasarkan fakta. Tito berharap, partai politik atau peserta pemilu dapat menggunakan cara-cara yang sesuai aturan dan siap menerima kemenangan maupun kekalahan.

Di lain sisi, Tito mendorong Polri agar mampu membaca atau memetakan kerawanan konflik pada Pemilu dan Pilkada 2024. Polri perlu melakukan langkah-langkah yang tidak hanya bersifat responsif, tapi juga proaktif termasuk dalam menangani kerawanan konflik. Langkah proaktif ini menjadi kunci, termasuk melakukan patroli di dunia maya.

“Di sosial media kadang-kadang panas, maka upaya-upaya untuk menetralisir di udara di media termasuk sosial media menjadi kunci,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Tito juga menguraikan peran penting Polri dalam mendukung distribusi logistik, termasuk ke daerah-daerah terpencil maupun rawan. Dukungan distribusi ini penting mengingat masa kampanye yang singkat membuat durasi pengadaan logistik menjadi lebih ringkas.

Tito meyakini, dengan kekompakan anggota Polri dan kemampuan yang dimiliki dapat mengawal pengamanan pesta demokrasi tersebut. Meskipun Pemilu dan Pilkada 2024 merupakan pesta demokrasi pertama dalam sejarah bangsa Indonesia yang digelar secara serentak di tahun yang sama.

“Kami sangat berharap teman-teman kepolisian Polri dapat bisa mengamankan penyelenggaraan pesta yang sangat besar, pesta demokrasi tahun 2024,” tandasnya.

Baca Juga Berita Lainnya : 

Polri Lestarikan Negeri, Tanam Bibit Kopi dan Jambu Mete di Desa Nangka

Satgas Anti Mafia Tanah Mabes Polri Diminta Bongkar Praktik Jual Beli Lahan Negara

Presiden dan Kapolri Diminta Turun ke Desa Serdang Toboali

Pemilu 2024, Polri akan Bentuk Satgas Anti Politik Uang

Humas Polri Presisi Siap Mengawal Tahapan Pemilu 2024

HUT ke-77 Bhayangkara, Polri Juga Diawasi Oleh Rakyat

Patroli Gabungan Bentuk Sinergisitas TNI dan Polri di Bangka Selatan

Wujudkan Pemilu 2024 Damai, Kominfo Bentuk Satgas Anti Hoaks 

Dewan Pers-Polri Tanda Tangani Kerja Sama Perlindungan Kemerdekaan Pers

Mari Bantu Kapolri Kembalikan Marwah Bhayangkara