Babelhebat

‎Maryam Soroti Perubahan Desil Warga Babel, Alat Kerja Dinilai Jadi Kekayaan

BABELHEBAT.COM, ‎JAKARTA – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Komisi IV, Maryam, menyoroti perubahan klasifikasi desil masyarakat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dinilai berdampak terhadap akses masyarakat terhadap sejumlah program bantuan pemerintah.

‎Hal tersebut disampaikan Maryam saat melakukan audiensi ke Kementerian Sosial di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

‎Maryam mengatakan, perubahan klasifikasi tersebut membuat sebagian masyarakat Bangka Belitung yang sebelumnya berada pada desil 4 dan 5 kini masuk ke desil 6 hingga 10.

‎Menurutnya, kondisi tersebut perlu dievaluasi karena penilaian terhadap aset produktif dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat di lapangan.

‎Ia mencontohkan kepemilikan sepeda motor oleh buruh harian. Kendaraan tersebut, menurut Maryam, tidak selalu dapat dikategorikan sebagai indikator kekayaan karena digunakan sebagai alat untuk bekerja dan mencari penghasilan.

‎“Misalnya dia buruh harian dan memiliki motor karena membutuhkan kendaraan untuk menuju tempat kerja. Alat kerja ini jangan kemudian dianggap sebagai aset kekayaan,” ujar Maryam.

‎Menurutnya, persoalan tersebut menjadi lebih kompleks karena karakteristik ekonomi masyarakat Bangka Belitung didominasi pekerja sektor informal, seperti nelayan, petani, buruh perkebunan hingga buruh tambang.

‎Maryam menjelaskan, Pendapatan pekerja informal tidak selalu tetap setiap bulan. Seorang nelayan maupun buruh harian dapat memperoleh penghasilan pada satu periode, namun kehilangan pendapatan ketika tidak ada pekerjaan, musim paceklik atau tidak memasuki masa panen.

‎“Bulan ini dia bisa saja mendapatkan tiga juta rupiah, tetapi bulan depan belum tentu mendapatkan penghasilan. Karena itu kami menolak jika pendapatan statistik pekerja sektor informal dijadikan satu-satunya indikator bahwa mereka sudah mampu,” katanya.

‎Maryam juga meminta Kementerian Sosial melakukan evaluasi secara berkala terhadap indikator yang digunakan dalam penetapan desil, khususnya bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal.

1 2Laman berikutnya

Tom Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan