ArtikelBeritaNasional/Internasional

M. Haris AR : Saya Ingin Sejarah Mencatatnya dengan Baik

1
×

M. Haris AR : Saya Ingin Sejarah Mencatatnya dengan Baik

Sebarkan artikel ini
ei 1699338975897 removebg preview

SALAH satu pesan masuk ke handphone saya pada Jumat (22/9/2023) sekitar pukul 20.10 malam, setelah dibuka tertulis notif dari “Pak Haris Bakuda Babel.”

Isi pesannya singkat, “Tolong bantu saya di Bangka.” Dan baru Sabtu (23/9/2023) pagi, saya konfirmasikan langsung, apa maksud pesan tersebut. Ternyata nama Muhammad Haris AR, AP, MH yang diamanatkan untuk menjadi Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Bangka, sembari menunggu terpilihya Bupati definitif masa jabatan 2024-2029.

Pak Haris, Bang Haris, atau Kak Haris, itu lah sapaan teman-teman para wartawan kepada Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.

Mantan Kepala Biro Umum Provinsi Babel ini secara mengejutkan ditunjuk sebagai Pj Bupati Bangka oleh Menteri Dalam Negeri. Anak kampung langganan juara umum di SMP Negeri 1 Argamakmur Bengkulu Utara ini, mengaku tahunya dihubungi oleh pihak Mendagri mengatakan bahwa dirinya ditunjuk menjadi Pj Bupati Bangka.

“Saya cuma dihubungi saat SK-nya akan keluar ditanya apakah siap sebagai Penjabat Bupati Bangka. Sebagai bawahan tentunya saya harus siap terhadap perintah atasan,” kata Haris.

Pejabat yang dikenal dekat dengan kalangan pers di Babel ini, mengaku pesan tersebut dikirimnya ke beberapa orang. Ia mengaku sadar bahwa menjadi pemimpin skala daerah, meski dalam status penjabat, bukan lah mudah. M Haris mengatakan sedikit banyak dirinya paham dan mengerti situasi di Pemkab Bangka sebab pernah sekitar 14 tahun menjadi ASN di Pemkab Bangka. Atas kesadaran itulah, Haris mengatakan bahwa dia berharap dukungan semua pihak, untuk dapat mengemban amanah sebagai penjabat kepala daerah tersebut.

Bangka sendiri bukan wilayah asing dan baru bagi suami Farah Diba SE ini. Jabatan sebagai Lurah Parit Padang, Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka di tahun 2000 merupakan jabatan struktural pertama yang diembannya setelah lulus dari Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN). Setelah itu menjabat di beberapa dinas sebelum diangkat sebagai Camat Mendobarat Kabupaten Bangka tahun 2011. Terakhir menjabat sebagai Sekretaris Dukcapil Bangka tahun 2012 sebelum pindah tugas mengabdi di Pemprov Kepulauan Bangka Belitung.

“Yah sedikit banyak saya tahulah situasi dan kondisi masyarakat di Kabupaten Bangka, bahkan banyak rekan kerja saya dulu masih menjabat di Pemkab Bangka hingga saat ini,” jelas Haris.

Kelahiran Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan 20 Juni 1976 ini mengatakan, dirinya berkomitmen akan melakukan pembenahan di Pemkab Bangka hingga nantinya terpilih Bupati definitif hasil Pilkada 2024. Salah satunya pembenahan terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai Pemkab Bangka yakni meningkatkan kualitas, disiplin dan kinerja pegawai baik ASN maupun tenaga kontrak.

Pegawai yang memiliki jabatan di Pemkab Bangka namun belum memilki pendidikan yang sesuai akan “disekolahkan”. Sedangkan para tenaga kontrak akan diberikan pendidikan bela negara bekerja sama dengan TNI.

“Misalnya pejabat eselon III dan IV akan saya sekolahkan di Lemhannas. Ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas para pejabat. Nah, tenaga kontrak yang ada tidak akan saya kurangi malah akan saya upgrade kemampuannya dengan diawali pendidikan bela negara agar lebih disiplin,” ujar Haris.

Namun kalau dibilang ada target, kerabat dekat dari pahlawan Nasional sekaligus Ibu Negara, Fatmawati Soekarno ini mengaku upaya pembenahan keuangan APBD Kabupaten Bangka salah satu targetnya. Sebab ada kesalahan perencanaan dan pengelolaan keuangan sehingga terjadi defisit anggaran yang cukup besar. Namun dirinya tidak akan membahas mengapa itu terjadi dan lebih memilih mengajak jajaran Pemkab Bangka merapatkan barisan agar ditahun berikutnya kembali normal dan tidak terjadi defisit anggaran lagi.

“Target saya saat tugas saya berakhir maka Bupati Bangka terpilih nantinya saat duduk menjabat sudah tidak ada masalah lagi terkait anggaran. Jajaran Pemkab Bangka saya ajak menatap kedepan, yang lalu mari kita benahi bersama agar tidak terjadi kesalahan yang sama,” tutur Haris.

Haris kemudian dilantik oleh Pj Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (27/9/2023). Dalam bursa pengajuan nama-nama calon Pj Bupati Bangka tak pernah ada nama M Haris. Termasuk ada 3 nama yang diajukan oleh DPRD Bangka ke Kemendagri yang tidak ada nama M Haris. Oleh karena itulah, dirinya hanya ingin memanfaatkan kesempatan ini, untuk menuliskan namanya dalam sejarah perjalanan Pemkab Bangka.

“Ini kesempatan yang tidak diperoleh setiap saat dan oleh setiap orang. Yang saya lakukan adalah mensyukuri dengan bekerja sebaik yang saya bisa. Bahwa bagian dari perjalanan Pemerintah Kabupaten Bangka ini nantinya tercatat nama saya sebagai salah satu yang pernah menjadi kepala daerah. Saya berharap, sejarah itu mencatatnya dengan baik, hanya itu keinginan saya,” ucap Haris dengan penuh semangat.

Penulis : W. Andriani Wartawan PWI Babel