Babelhebat

Korporasi Blokir Jalan Warga Nangka, DPRD Babel Tinjau Lokasi Sengketa Besok

BABELHEBAT.COM – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga Desa Nangka, Kabupaten Bangka Selatan, terkait penutupan akses jalan yang selama ini digunakan warga menuju kawasan perkebunan.

Persoalan tersebut mengemuka dalam audiensi antara DPRD Babel dan Forum Peduli Masyarakat Nangka yang dipimpin Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, di Ruang Badan Musyawarah (Banmus), Kamis (11/6/2026).

Didit menegaskan, pada prinsipnya masyarakat Desa Nangka tidak menolak keberadaan pabrik kelapa sawit milik PT BPP. Namun, warga keberatan atas penutupan jalan yang selama lebih dari satu dekade menjadi akses utama menuju kebun.

“Pada dasarnya masyarakat Desa Nangka berterima kasih dan mendukung keberadaan perusahaan. Namun yang menjadi persoalan adalah akses jalan masyarakat sepanjang kurang lebih 600 meter dengan lebar sekitar 6 meter yang ditutup oleh pihak perusahaan,” kata Didit.

Menurutnya, jalan tersebut telah dibangun sejak 2013 dan selama sekitar 12 tahun dimanfaatkan masyarakat tanpa menimbulkan persoalan. Sementara perusahaan mulai beroperasi di kawasan itu pada 2025.

“Jalan itu sudah ada sejak 2013 dan digunakan masyarakat dengan aman. Sementara perusahaan baru masuk pada tahun 2025. Karena itu masyarakat meminta agar hak-hak adat dan kepentingan warga tetap dihormati,” ujarnya.

Sebagai langkah awal penyelesaian, Didit mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Bupati Bangka Selatan. Berdasarkan hasil pembicaraan tersebut, pemerintah daerah akan meminta perusahaan menghentikan sementara aktivitas di lokasi sengketa sekaligus membuka kembali akses jalan bagi masyarakat.

1 2Laman berikutnya

Tom Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan