Ketua DPRD Babel Kumpulkan Data, Langkah ke Jakarta Ditempuh Demi Rakyat
PERJUANGAN rakyat tak selalu bersuara keras di jalan. Kadang justru bergema lewat musyawarah sunyi, lewat data yang dikumpulkan perlahan namun pasti. Di ruang Badan Musyawarah DPRD Bangka Belitung, 20 kepala desa dari berbagai penjuru duduk bersama. Mereka membawa satu harapan yang sama, mendesak keadilan untuk rakyat di tengah konflik lahan dan Hutan Tanaman Industri (HTI).
Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menegaskan bahwa pihaknya telah mengumpulkan data lengkap bersama para kepala desa. Seluruh data itu akan digunakan untuk memperjuangkan hak masyarakat, terutama terkait keberadaan Hutan Tanaman Industri yang dianggap merugikan.
“Alhamdulillah, hari ini kita mengumpulkan data-data yang disampaikan rekan-rekan Bangka Belitung yang diwakili oleh 20 kepala desa. Insyaallah, keberangkatan kita untuk menyampaikan data ini akan didampingi kawan-kawan dari DPRD, dinas kehutanan, dan para kepala desa,” ujar Didit, Jumat (8/8/2025) siang.
Baca Juga : Aktivis Bangka Selatan Bergerak, HTI Harus Hengkang
Ia mengajak masyarakat memberi dukungan dalam bentuk doa. “Yang kita bawa ini adalah nasib masyarakat Bangka Belitung. Mohon doa agar kami semua diberi kemudahan dan kelancaran, serta insyaallah Allah mengabulkan niat baik kita untuk memperjuangkan nasib masyarakat,” ucapnya.





