BeritaDesaNasional/InternasionalPemerintahan

Kemenkominfo RI Apresiasi PWI Bangka Selatan, Siap Kembangkan KIM di 50 Desa

1
×

Kemenkominfo RI Apresiasi PWI Bangka Selatan, Siap Kembangkan KIM di 50 Desa

Sebarkan artikel ini
IMG 20240308 WA0142

PRANATA Humas Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kemenkominfo RI, Helmi Hafid mengapresiasi atas inisiatif pengurus PWI Bangka Selatan untuk menjadi mitra kerja Kominfo dalam pengembangan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hanya saja, Helmi mengingatkan bahwa PWI sebagai organisasi profesi tidak bisa membentuk KIM secara langsung. Namun, jika fungsinya sebagai mitra kerja Kominfo di daerah untuk mengembangkan KIM di wilayahnya, itu sah-sah saja.

“Kalau PWI yang membentuknya tentu tidak bisa. Namun jika PWI sebagai mitra kerja Kominfo, ikut membantu mengembangkan KIM di wilayahnya itu boleh-boleh saja,” kata Helmi didampingi Analis Kebijakan Ahli Muda Kemenkominfo RI, Nurul Hidayah Putri saat menerima audensi PWI Basel di Gedung IKP Kemenkominfo, Senin (20/2/2024) lalu.

IMG 20240308 WA0144

Sementara itu, Kepala Bidang IKP Diskominfo Basel, Defi Ahmad Batuah yang ikut mendampingi pengurus PWI dan wartawan Basel mengungkapkan audensi ini bertujuan untuk belajar pengembangan KIM di Basel khususnya.

“Kita ingin mengembangkan KIM di Basel dan rencananya Kominfo mengajak teman-teman wartawan, salah satunya PWI Basel sebagai mitra kerja untuk megembangkan KIM di 50 desa di Basel. KIM ini merupakan arus utama informasi di desa, mengembangkan informasi potensi desa sehingga bisa diakses secara luas melalui website atau portal desa,” jelas Defi.

Menurutnya, KIM sendiri sudah didukung langsung oleh Kemenkominfo RI dengan menyediakan platform digital berbasis website yang dapat diakses melalui kim.id.

Bahkan setiap Kominfo kabupaten/kota, lanjut Defi, sudah disediakan akun administrator untuk mengelola KIM di masing-masing daerah.

“Jadi kami Diskominfo Basel merupakan admin kabupatennya KIM,” kata Defi.

Defi menambahkan nantinya desa/komunitas mengajukan surat ke Diskominfo lalu akan dibuatkan akun website masing-masing KIM.

“Sedangkan untuk pengembangan isi atau konten, kami berencana mengajak teman-teman wartawan salah satunya PWI Basel untuk membantu mengembangkannya,” ujarnya.

IMG 20240308 WA0145

Defi menegaskan, hasil audensi dengan Direktorat Tata Kelola dan Kemintraan Komunikasi Publik Kemenkominfo RI, akan dibahas lebih lanjut di tingkat kabupaten melibatkan Apdesi Basel.

“Pengembangan KIM di desa tentu akan melibatkan Apdesi Basel. Kita akan bahas lebih lanjut bagaimana pembentukan KIM di masing-masing desa serta pendampingan pengembangan konten portal tiap-tiap desa,” tegas Defi.

Sementara itu, Ketua PWI Basel Dedy Irawan dalam diskusi tersebut mengatakan pihaknya saat ini sudah membina kelompok literasi pelajar se-Bangka Selatan.

Untuk mengembangkan KIM di masing-masing desa, nantinya kata Dedy, para penulis-penulis muda tersebut dapat diberdayakan untuk mengembangkan KIM di berbagai sektor seperti pariwisata, UMKM serta lainnya.

“Pastinya PWI Bangka Selatan siap menjalin kemitraan dengan pihak manapun,” kata Dedy.