Babelhebat
Trending

Kafe Kupi Kite Berbagi Rezeki Dengan Anak Yatim

* Minnie Bentuk Rasa Syukur Atas Rezeki Selama Satu Tahun Terakhir

BERBAGI rezeki atas rezeki yang didapatkan adalah suatu kewajiban agar hidup dan usaha menjadi berkah. Karena dari sebagian rezeki itu ada hak milik orang lain untuk dibagikan. Pastinya, dengan berbagi rezeki tidak akan membuat hidup menjadi miskin.

Hal tersebut dilakukan Kafe Kupi Kite Toboali, Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Jum’at (28/10/2022) lalu, dengan berbagi rezeki kepada anak yatim dalam rangka perayaan ulang tahun ke-1 Kafe Kupi Kite.

Selain berbagi kepada anak yatim, pemilik Kafe Kupi Kite Minnie bersama pegawainya turun ke jalan membagikan nasi kotak kepada para pengguna jalan yang melintasi Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di persimpangan jalan atau depan Gang SMP Negeri 1 Toboali.

“Alhamdulillah. Nggak terasa sudah satu tahun Kafe Kupi Kite hadir menemani para penikmat kopi. Alhamdulillah atas rezeki yang kita dapatkan selama satu tahun terakhir kita dapat sedikit berbagi kepada sesama,” ucap pemilik Kafe Kupi Kite, Minnie, Sabtu (29/10) malam.

Minnie menjelaskan, bahwa selama satu tahun terakhir dimasa pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 penuh dengan warna, tawa dan canda setiap harinya ditempat usahanya yang berlokasi di Jalan Gang SMP Negeri 1 Toboali. Pengunjung kupi kite dari berbagai kalangan baik tua, maupun muda sembari menyeruput kopi, minuman ringan dan makanan ringan lainnya dihibur dengan alunan musik akustik.

“Berbagi rezeki kepada anak yatim, makan bersama dengan anak yatim dan berbagi nasi kotak kepada para pengguna jalan, bentuk rasa syukur atas rezeki yang kita dapatkan selama satu tahun terakhir,” kata Minnie dengan penuh semangat sembari membagikan suvenir atau cendera mata kepada para pengunjung kafenya.

Minnie bersyukur atas usaha yang dirintisnya tersebut bisa mempekerjakan 11 orang anak-anak muda Toboali yang lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Bahkan, lanjutnya dengan usahanya tersebut secara tidak langsung telah membantu pemerintah daerah membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya bagi anak-anak muda dan juga sekaligus mengurangi angka pengangguran di Negeri Beribu Pesona.

“Kafe Kupi Kite buka setiap hari mulai dari pukul 11.00 hingga pukul 22.00 WIB. Kafe kita (kupi kite_red) juga membuka ruang dan siap menjalin kerja sama dengan instansi pemerintahan, swasta dan pihak-pihak lainnya untuk mengadakan acara atau kegiatan di Kafe Kupi Kite. Misalnya acara ulang tahun, arisan, diskusi dan lain sebagainya. Pastinya kita siap memfasilitasi sesuai dengan permintaan dan daftar menu yang ada di Kafe Kupi Kite,” ujar Minnie.

Tom Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan