Kades Batu Betumpang Masih Bungkam
* Suharmi, Awal Minta Lapor Setelah Itu Minta Maaf Karena Khilaf
“Dia (Taufik) sendiri yang meminta saya untuk melapor kepada pihak kepolisian, dan itu disaksikan oleh para kadus (kepala dusun_red). Setelah memperlakukan saya seperti itu minta maaf karena khilaf dan terbawa emosi. Apa ini tidak aneh. Awal meminta saya untuk melapor, setelah itu minta maaf dan tersiratnya itu secara tidak langsung meminta saya untuk mencabut laporan. Saya ini sudah tua, jangan ajarkan saya hal-hal yang tidak baik. Harkat dan martabat keluarga yang saya pertahankan. Jangan mentang-mentang saya sudah tua seenaknya memperlakukan saya seperti itu. Maksud dan tujuannya dari minta maaf itu saya sangat paham, tapi apakah hal seperti itu dibenarkan dengan cara melakukan kekerasan setelah itu minta maaf dengan alasan khilaf dan emosi, hancurlah negeri ini kalau aturan hukum bisa dipermainkan,” ujar Mang Suharmi.
Mang Suharmi menambahkan, bahwa tanggal 20 Oktober 2022 sempat terjadi pertemuan antar kedua belah pihak di kantor desa yang turut dihadiri camat, staf kecamatan, mantan kades dan mantan Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta perangkat desa. Pertemuan tersebut membahas terkait permasalahan lahan yang ditanamnya dengan sawit sekaligus membahas permasalahan antar kedua belah pihak agar berdamai.

“Pertemuan di kantor desa pada tanggal 20 Oktober 2022 tidak ada kesepakatan apapun. Pastinya saya tetap menolak untuk berdamai. Lalu pada tanggal 27 Oktober 2022 kami dikumpulkan di Polsek Payung untuk mediasi. Tapi saya tetap menolak dan tidak mau untuk berdamai karena menyangkut dengan harga diri,” tegas Mang Suharmi.
Terpisah Ketua BPD Batu Betumpang, Hosnul saat dikonfirmasi babelhebat.com terkait dua peristiwa yang dialami Mang Suharmi, ditegaskannya bahwa tidak bisa untuk menyampaikan informasi terkait peristiwa yang dialami oleh warganya tersebut lantaran tidak mengetahui persis kejadiannya.
“Mohon maaf. Kami tidak bisa menyampaikan informasi karena tidak mengetahui persis kejadiannya, dan kebetulan sudah diproses di kepolisian,” ujar Hosnul.
Hingga berita ini diturunkan, Kades Batu Betumpang Taufik belum bersedia memberikan jawaban terkait perkara penganiayaan yang dilaporkan oleh Mang Suharmi. Begitu juga terkait dengan aksi teror pelemparan batu di rumah Mang Suharmi yang dilakukan oleh OTD.