BeritaHukumNasional/Internasional

Joni : Cukup Saya yang Menjadi Korban Manajemen Perumahan Azalea Garden Toboali, Jangan Sampai ada Lagi Korban Lainnya

1
×

Joni : Cukup Saya yang Menjadi Korban Manajemen Perumahan Azalea Garden Toboali, Jangan Sampai ada Lagi Korban Lainnya

Sebarkan artikel ini
20231011 144038 scaled

PEGAWAI honorer Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Joni resmi melaporkan manajemen perumahan Azalea Garden Toboali ke Unit Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Basel, Rabu (11/10/2023).

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan uang belasan juta rupiah, yang disetorkan oleh Joni (korban) kepada pihak manajemen perumahan Azalea Garden Toboali.

Uang yang disetorkan oleh korban merupakan uang muka atau Down Payment (DP) untuk menempati perumahan yang dimaksud.

“Saya telah dirugikan oleh pihak manajemen perumahan Azalea Garden Toboali. Padahal uang muka atau uang DP untuk menempati perumahan itu telah saya bayarkan sejak satu tahun lalu, bahkan telah lunas sesuai dengan yang saya bayarkan dua belas juta rupiah. Ini bukti kuitansi pembayaran dari setoran awal pada tahun 2020 hingga tahun 2022 semuanya lengkap. Tapi sampai dengan sekarang saya tidak juga menempati rumah di perumahan tersebut,” kata Joni.

Diakui Joni, bahwa ia sudah enam kali pertemuan (mediasi_red) bersama pihak manajemen dari perusahaan perumahan tersebut. Namun tidak membuahkan hasil atau titik temu, lantaran manajemen perumahan diisi oleh orang-orang baru semuanya.

“Manajemen yang lama sudah keluar semuanya, dan sekarang berganti dengan yang baru sehingga manajemen yang baru ini tidak tahu menahu,” jelas Joni.

Joni menambahkan, tujuan utamanya melaporkan atas apa yang dialaminya itu ke Polres Basel, tidaklah lain untuk meminta kembali uang muka (DP) yang telah disetorkannya tersebut.

“Harapan saya dengan melaporkan masalah ini ke Polres Bangka Selatan, agar uang milik saya senilai dua belas juta rupiah itu dikembalikan,” ujarnya.

“Cukup saya yang menjadi korban. Mungkin saat ini cuma saya yang menjadi korban. Jangan sampai ada lagi korban-korban lainnya yang melaporkan hal yang sama ke Polres Bangka Selatan,” tutur Joni.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan media ini masih menunggu konfirmasi dari pihak manajemen (perusahaan_red) selaku pengelola Azalea Garden Toboali guna keberimbangan pemberitaan.

Setor Uang Muka Belasan Juta Rupiah, Joni Pegawai Honorer Dinkes Bangka Selatan Kecewa Dengan Perumahan Azalea Garden Toboali

Karena Merasa Ditipu Joni Bakal Lapor Pihak Manajemen Perumahan Azalea Garden Toboali ke Polres Bangka Selatan