BabelhebatRamadan

Jangan Marah

Keempat merubah posisi badan, Rasulullah memberi saran kepada umat muslim, jika mereka marah maka segera mengganti posisi tubuh. Bila seseorang marah posisi berdiri maka hendaklah ia duduk jika tidak mempan baringlah. Hadis Riwayat Abu Dawud, Rasulullah bersabda “Bila salah satu di antara kalian marah dengan posisi berdiri, maka duduklah. Jika marahnya telah hilang, maka sudah cukup. Namun jika tidak hilang maka berbaringlah”.

Kelima mengingat keutamaan meredam amarah, Rasulullah menjelaskan bahwa balasan bagi orang yang mampu menahan amarahnya akan diberikan kebebasan dalam memilih bidadari di hari akhir. Dalam hadis Riwayat Ahmad dan Abu Dawud, “Barang siapa yang menahan amarah padahal ia mampu melakukannya, pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluk, kemudian Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari yang ia sukai”.

Tidak hanya menahan amarah, Islam juga mengajarkan untuk tidak membalas keburukan dengan keburukan yang berlebihan yang mana terdapat dalam Al-Qur’an surah An-Nahl ayat 126 “Jika kamu membalas, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang yang sabar”.

Ayat ini mengajarkan kita untuk selalu ingat bahwa pentingnya kesabaran dan menolak untuk membalas keburukan dengan keburukan yang berlebihan dan lebih baik balas dengan kabaikan serta do’a.

Kita sebagai umat muslim harus menjaga, mengontrol diri, berusaha melakukan hal-hal yang sesuai dengan syariat serta ajaran yang telah diajarkan Rasulullah.

Semoga kita selalu menjadi umat yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Jangan menyerah menjadi orang baik, lakukanlah hal-hal baik sesuai ajaran Islam.

(Penulis : Siska Meirina, S.Pd, Fasilitator SDIT Alam Cahaya)

Laman sebelumnya 1 2

Tom Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan