Pangkalpinang

Ismail Minta Maaf, JMSI Babel dan Kemenkum Sepakat Berdamai

BABELHEBAT.COM, PANGKALPINANG – Perselisihan antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bangka Belitung dan komunitas pers akhirnya diselesaikan melalui pertemuan rekonsiliasi yang digelar di Markas JMSI Bangka Belitung, Pangkalpinang, Senin (6/7/2026).

Ismail, pegawai Kanwil Kemenkum Babel yang sebelumnya diduga mengancam jurnalis saat proses konfirmasi berita, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di hadapan pengurus dan anggota JMSI Babel.

Permintaan maaf tersebut turut disaksikan Kepala Kanwil Kemenkum Babel, Johan Manurung, yang hadir bersama jajaran. Kedatangan rombongan disambut Ketua JMSI Babel, Supri, beserta pimpinan media siber di Bangka Belitung.

Persoalan bermula saat jurnalis Dion Firnanda melakukan penelusuran terkait dugaan manipulasi pada seleksi CPNS jalur disabilitas di lingkungan Kanwil Kemenkum Babel. Saat dikonfirmasi, respons Ismail dinilai emosional dan mengarah pada intimidasi.

Dalam pertemuan itu, Ismail mengakui kesalahannya. Menurutnya, tekanan pekerjaan membuat emosinya tidak terkendali dan menegaskan tidak pernah berniat merendahkan insan pers. Ismail juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Saya tidak ada niat atau maksud sedikit pun untuk merendahkan kawan-kawan pers. Saat itu, tekanan pekerjaan membuat emosi saya tidak terkendali,” ucap Ismail dengan nada rendah di hadapan anggota JMSI.

Meski menerima permohonan maaf tersebut, JMSI Babel tetap memberikan catatan kritis. Bendahara Umum JMSI Babel, Donny Fahrum, menilai draf hak jawab yang sempat disampaikan pihak Kemenkum telah keluar dari substansi pemberitaan dan mengarah pada tindakan doxing terhadap jurnalis.

1 2Laman berikutnya

Tom Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan