TOBOALI – Fakta baru atas keterangan Amin Aris (49) anak dari Kakek Umar Hasan (75) warga Dusun SPC Sido Makmur Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang ditemukan tenggelam dan meninggal dunia di Bendungan Mentukul desa setempat, memiliki riwayat penyakit sesak napas.
Selain itu, korban kesehariannya memang sering mencari ikan dengan cara menjala di Bendungan Mentukul. Hal ini ditegaskan Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Basel, Kompol Hari Kartono kepada babelhebat.com, Selasa (10/5/2022) malam.
Hari menegaskan, pihak keluarga korban telah menerima atas meninggalnya korban dan menganggap bahwa peristiwa tersebut adalah musibah.
“Dugaan sementara, kemungkinan korban terjatuh pada saat melempar jala ke air dengan posisi tali jala diikat di tangan kiri, lalu terbawa arus air Bendungan Mentukul yang kencang sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Hari.
Dijelaskan Hari, untuk penyebab meninggalnya korban masih didalami penyelidikannya oleh tim identifikasi Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Basel.
“Keterangan dari anak kandung korban, Amin Aris bahwa korban keluar dari rumah sekira pukul 12.30 WIB, dengan menggunakan sepeda motor jenis FIZ R menuju Bendungan Mentukul untuk mencari ikan,” ujar Hari.
Diketahui bahwa, sekira pukul 14.00 WIB, Wawan (24) warga Dusun SPC bersama adiknya berangkat menuju Bendungan Mentukul dengan tujuan memancing ikan. Begitu tiba di lokasi mereka melihat ada sepeda motor jenis Fiz R terparkir tanpa ada pengendaranya.
“Saat mereka memancing ikan, mereka melihat ada orang di dalam air dengan posisi badan tengkurap. Lalu mereka meminta pertolongan dengan masyarakat yang melintas di seputaran Bendungan Mentukul tersebut,” kata Hari.