Gadaikan Mobil Sewaan Ratusan Juta, ASM Diringkus Timgab Polda Babel di Pangkalbalam

BABELHEBAT.COM, PANGKALPINANG – Tim gabungan Polda Bangka Belitung dan Polsekwas Pangkalbalam berhasil meringkus seorang pemuda berinisial ASM alias Aditya (26), yang diduga menggadaikan mobil sewaan atau rental hingga menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah.
Warga Kelurahan Bukit Merapin, Pangkalpinang, tersebut ditangkap pada Kamis (13/8/26) malam di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang. ASM diamankan saat baru turun dari Kapal KM Sewindu yang bersandar di pelabuhan tersebut setelah melakukan perjalanan dari Jakarta.
“Jadi pelaku berinisial ASM ini kita tangkap saat keluar dari Kapal KM Sewindu yang bersandar di Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang dari Jakarta,” kata Dirreskrimum Polda Babel Kombes Pol Adam Irwindi, Minggu (16/8/26) di Pangkalpinang.
Adam menjelaskan, penangkapan ASM dilakukan setelah Polda Babel menerima laporan terkait dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan atau penggelapan dan atau penipuan pada pertengahan Juli lalu. Setelah diamankan dan dibawa ke Mapolda Babel, ASM langsung menjalani pemeriksaan lebih lanjut hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan.
“Setelah kita amankan dan dibawa ke Mapolda, ASM langsung menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini status ASM sudah kita naikkan sebagai tersangka kasus penggelapan,” ungkapnya.
Kasus tersebut bermula ketika ASM menyewa satu unit mobil Pajero di sebuah tempat rental di Pangkalpinang pada 18 Juni 2026. Mobil itu kemudian disewa selama beberapa hari dan ASM beberapa kali melakukan perpanjangan masa sewa. Pada awalnya, pembayaran sewa berjalan lancar dan keberadaan kendaraan masih diketahui.
Namun, ketika tiba waktu pengembalian mobil, ASM tidak kunjung menyerahkan kendaraan kepada pemilik. Berbagai alasan disampaikan ASM sehingga korban kemudian merasa curiga dan memutuskan melakukan pengecekan terhadap GPS yang terpasang pada mobil tersebut.
“Awalnya pembayaran sewa mobil yang dilakukan ASM ini lancar dan unit tetap ada. Namun, pada hari terakhir pengembalian unit, ASM tidak kunjung mengembalikan unit kepada korban dengan berbagai alasan,” bebernya.