BeritaNasional/Internasional

Dua Pimpinan DPRD Bangka Selatan Tumbang di Pemilu 2024

2
×

Dua Pimpinan DPRD Bangka Selatan Tumbang di Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20240301 130657 Gallery

PENETAPAN Calon anggota legislatif (Caleg) terpilih hasil Pemilu 2024 di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dijadwalkan pada Sabtu (2/3) besok pagi, melalui rapat pleno terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Berdasarkan data hasil rekapitulasi perolehan suara di tingkat kecamatan, nama-nama caleg yang terpilih sudah terlihat untuk menduduki 30 kursi di DPRD Basel.

Tercatat hanya 12 orang dari 25 orang wajah lama yang bakal duduk kembali. Sedangkan sisanya 18 orang wajah baru atau pendatang baru yang merupakan caleg milenial dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam pula dari kalangan pengusaha muda, akademisi hingga profesional di berbagai bidang.

Baca Juga : Ratusan Bacaleg Rebut 30 Kursi Rakyat

Wajah-wajah baru tersebut diyakini turut mencerminkan semangat baru untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan Negeri Junjung Besaoh (Bangka Selatan) dalam 5 tahun ke depan.

Caleg petahana atau wajah lama yang berhasil mempertahankan kursi, yakni Ketua DPRD Basel Erwin Asmadi (PDI-P). Namun nasib berbeda dialami dua orang rekan sejawatnya, yakni Wakil Ketua Samson Asrimono (Demokrat) dan Muzani (Gerindra) dipastikan gagal mempertahankan kursi.

Nasib serupa juga dialami Ketua Komisi II Herwandi (Gerindra) juga gagal mempertahankan kursi, sedangkan Ketua Komisi III Armadi (PAN) bersama Sekretaris Komisi II Wendy (Demokrat) tak terpilih lantaran tidak ikut lagi bertarung di Pemilu 2024.

Lalu caleg petahana lainnya yang gagal terpilih yaitu Safri (PPP), Rojali Maknun (Nasdem), Iskandar (Gerindra), Mukimin (PBB), Nurochmad (PKS) dan Muslim (PKB).

Sementara, Musani (PKS) dan Yogi Maulana (Gerindra) bakal melenggang ke kursi DPRD Babel.

Ketua KPU Bangka Selatan, Muhidin menjelaskan penghitungan perolehan suara caleg sudah final pada tahapan rekapitulasi di tingkat kecamatan.

“Rapat pleno kabupaten hanya mensinkronisasikan hasil rekapitulasi dari seluruh kecamatan saja,” kata Muhidin, Jumat (1/3).

Pleno tingkat Kabupaten yang dijadwalkan selama dua hari (Sabtu-Minggu, 2-3 Maret 2024) diharapkan berjalan lancar.

“Harapan kita semua peserta pemilu dapat menerima hasil pleno di seluruh kecamatan, dan semua menandatanganinya,” ujar Muhidin.