HukumBerita

Dor, Pistol Tim Jatanras Polda Babel Menyalak

0
×

Dor, Pistol Tim Jatanras Polda Babel Menyalak

Sebarkan artikel ini
IMG 20240514 WA0029

PELAKU penganiayaan dengan pemberatan yang terjadi pada April lalu di Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah akhirnya berhasil dibekuk, Senin (13/5/2024).

Pelaku dibekuk Tim Jatanras Polda Kepulauan Bangka Belitung saat berada di Jalan Depati Hamzah Air Hitam, Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang.

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Babel AKBP M. Iqbal Surbakti menjelaskan pelaku juga merupakan seorang resedivis kasus narkoba pada tahun 2018 dan kasus pengancaman pada tahun 2022.

“Setelah hampir beberapa minggu buron, pelaku penganiayaan yakni Ed (26) warga Desa Air Mesu berhasil ditangkap pada saat melintas di Kelurahan Air Itam,” kata Iqbal, Selasa (14/5).

BACA JUGA : Karena Mobil Truk, Nama Anggota DPRD Bangka Selatan Ikut Terseret Dalam Perkara 8 Ton Pasir Timah Ilegal

Usai ditangkap, lanjut Iqbal, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam terhadap korban seorang wanita berinisal Es.

Pelaku berdalih, perbuatan yang dilakukannya itu lantaran memiliki dendam pribadi terhadap keluarga korban.

“Jadi pelaku memiliki dendam terhadap keluarga korban atas kasus sebelumnya. Pada saat keluar dari Lapas inilah, pelaku menunggu waktu yang tepat dan melakukan aksinya terhadap korban,” ujar Iqbal.

BACA JUGA : Polda Babel Amankan 8 Ton Pasir Timah Ilegal, Pemiliknya Warga Desa Permis Bangka Selatan

Masih kata Iqbal, Tim Jatanras kemudian melakukan pencarian barang bukti senjata tajam jenis parang yang di pakai pelaku saat melakukan aksinya.

Menurut pengakuannya, sajam dan baju yang di pakai pelaku saat kejadian telah di buang ke bawah Jembatan Emas Kota Pangkalpinang.

BACA JUGA : Terkait 8 Ton Pasir Timah Tangkapan Polda Babel, Yuspongo : Lew Itu Warga Asli Desa Permis, Pasir Timah Hasil dari Tambang Masyarakat

“Pada saat mencari barang bukti, pelaku berusaha melarikan diri sehingga Tim kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku,” jelas Iqbal.

Atas kejadian tersebut, Tim langsung membawa pelaku kerumah sakit untuk dilakukan perawatan kemudian melimpahkan pelaku berikut barang bukti ke Unit Reskrim Polsek Pangkalan Baru Polresta Pangkalpinang guna proses penyidikan lebih lanjut.

Sebelumnya, telah terjadi penganiayaan dengan pemberatan pada Sabtu 27 April 2024 sore di rumah korban wanita berinisial Es Desa Ai Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian tangan sebelah kiri hingga menyebabkan jari korban putus.

Selain itu, korban juga mengalami luka sabetan senjata tajam pada paha kiri dan pinggang sebelah kiri.