Pangkalpinang

Dipicu Sektor Transportasi, Inflasi Pangkalpinang April 2026 Terendah di Bangka Belitung

Pemerintah Kota Pangkalpinang mencatat tingkat inflasi pada bulan April 2026 dinilai terendah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang saat menghadiri acara Rilis dan Press Conference Berita Resmi Statistik Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK)/Inflasi April 2026 di kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang, Senin (4/5/2026) sore.

“Memasuki bulan Mei, posisi kita terendah di Bangka Belitung, yaitu sebesar 0,79 persen secara year on year,” ujar Juhaini.

Ia menjelaskan, penyumbang inflasi di Pangkalpinang pada periode tersebut mengalami pergeseran. Jika sebelumnya didominasi kelompok bahan pangan, kini inflasi lebih dipengaruhi oleh sektor transportasi.

“Komoditas kelompok pengeluaran yang menyebabkan inflasi itu bergeser ke sektor transportasi. Ini kemungkinan dipengaruhi oleh informasi terkait kenaikan avtur,” jelasnya.

Sementara itu, pada kelompok lain justru terjadi deflasi, khususnya di sektor pendidikan. Menurutnya, hal ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah provinsi yang membebaskan iuran pendidikan di tingkat sekolah menengah atas.

“Terjadi deflasi pada kelompok pendidikan. Ini berkaitan dengan kebijakan provinsi terkait pembebasan iuran pendidikan SMA,” ungkapnya.

1 2Laman berikutnya

Tom Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan