Digital Marketing Sebagai Strategi Jalur Praktis Dalam Meningkatkan Omset UMKM

Penulis : Sephia Rizki Amanda, Mahasiswi Universitas Bangka Belitung, Fakultas Ekonomi
SEPERTI yang kita ketahui, bahwa perkembangan teknologi yang pesat menghasilkan modernitas yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi, mobilitas sosial hingga perluasan budaya. Dan tentunya kita sebagai manusia yang hidup zaman modernisasi sudah hidup berkegantungan dengan teknologi di kehidupan sehari-hari.
Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri, maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Apalagi dengan kecanggihan teknologi manusia yang awalnya bekerja diluar rumah, sekarang dapat bekerja hanya dari rumah saja (Work From Home).
Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sudah lama berbisnis ataupun yang baru saja mulai, di zaman modern ini sangatlah disarankan selain berbisnis di offline store sudah saatnya membuka lapak bisnis lewat online store seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak dan lainnya. Karena, saat ini pengguna internet sangatlah tinggi apalagi di sosial media seperti Instagram, Facebook, WhatsApp dan lain sebagainya.
Bagi konsumen belanja lewat online store sangatlah populer saat ini karena lebih mudah dan bisa belanja di manapun dan kapanpun. Sangatlah besar peluang bagi UMKM yang ingin meningkatkan omsetnya. Namun, dibalik bisnis online itu ada baiknya dibantu dengan online marketing yang saat ini dikenal digitalisasi marketing yaitu suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand atau produk menggunakan media digital atau internet.
Dalam strategi digital marketing ada banyak pilihan mulai dari yang gratis promosi sampai yang berbayar.
Berikut strategi digital marketing yang bisa jadi ide bagi para entrepreneur di UMKM yang sangat ampuh dan cepat prosesnya :
1. Content Marketing
Content marketing adalah teknik online marketing dengan mendistribusikan konten yang relevan dan konsisten kepada audiens. Konten ini dapat dibuat dalam bentuk unggahan blog, media sosial, artikel, e-book, indografis serta brosur online. Content populer saat ini yaitu content video yang diupload di media platform seperti Tiktok, Reels Instagram, Youtube video short. Namun, content video marketing harus dibuat sekreatif mungkin agar menarik konsumen online dan tertarik membeli produk yang dijual. Content marketing menjadi startegi wajib dan paling berpengaruh di online marketing yang direkomendasikan bagi para UMKM.
2. Pay-Per-Klik (PPC)
PPC adalah model digital advertising marketing berbayar yang mengharuskan pengiklan membayar sejumlah biaya setiap kali iklannya mendapat click. PPC dapat membantu pengiklan menargetkan calon konsumen dengan sangat spesifik, misalnya berdasarkan lokasi atau minat. Karena itu, banyak bisnis atau merek yang memasukkan PPC dalam strategi pemasaran mereka. Saat ini, banyak platform yang menawarkan strategi PPC seperti Google Ads, Twitter Ads, Facebook Ads, YouTube Ads dan lainnya. Meski demikian, Google Ads menjadi platform PPC paling populer yang banyak digunakan pengiklan.




