BeritaNasional/Internasional

Delapan Kecamatan di Bangka Selatan Terima Logistik Pemilu 2024, Dijaga Ketat Aparat Kepolisian

3
×

Delapan Kecamatan di Bangka Selatan Terima Logistik Pemilu 2024, Dijaga Ketat Aparat Kepolisian

Sebarkan artikel ini
IMG 20240212 WA0139 1

DELAPAN kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menerima pendistribusian logistik untuk kepentingan hajatan pesta demokrasi ‘Pemilu’ yang akan digelar pada 14 Februari 2024.

Delapan kecamatan diantaranya Kecamatan Lepar, Pongok, Tukak Sadai, Toboali, Airgegas, Pulau Besar, Payung dan Simpang Rimba.

Pendistribusian logistik telah dimulai oleh KPU bersama PT Pos Indonesia Cabang Pangkalpinang sejak Minggu, 11 Februari khusus untuk Kecamatan Lepar dan Pongok. Lalu dilanjutkan pada Senin, 12 Februari untuk Kecamatan Tukak Sadai, Toboali, Airgegas, Pulau Besar, Payung dan Simpang Rimba dengan pengawalan dan pengamanan ketat dari aparat kepolisian Polres Basel dan Bawaslu.

“Pendistribusian logistik pemilu ke masing-masing kecamatan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia Cabang Pangkalpinang dengan menggunakan kendaraan mobil truk, dikawal oleh personel dari Satuan Lalu Lintas, Shahara dan Samapta, serta petugas Bawaslu,” kata Kapolres Bangka Selatan AKBP Trihanto Nugroho.

Trihanto menegaskan, logistik pemilu di kecamatan dilakukan pengamanan oleh personel yang terlibat dalam pengamanan Tempat Pemungutan Suara atau TPS.

“Pengawasan terhadap personel dilakukan oleh para kapolsek dan juga perwira pengamat wilayah yang telah ditunjuk di setiap kecamatan,” ujarnya.

Diketahui, ratusan personel jajaran Polres Bangka Selatan dari berbagai satuan fungsi mulai diterjunkan untuk mengamankan ratusan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di delapan kecamatan, tiga kelurahan dan lima puluh desa di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (12/2/2024).

Pelepasan personel yang terlibat dalam Operasi Mantap Brata Menumbing (OMBM) 2023-2024 dilaksanakan di Pelataran Polres Basel, turut dihadiri Ketua DPRD Erwin Asmadi, Kajari Riama, Plh Sekda Hefi Nuranda, Ketua KPU Muhidin, Ketua Bawaslu Amri, Kasat Pol PP Gatot Wibowo dan Kepala Kesbangpol Basel Evisastra.

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Trihanto Nugroho kepada wartawan menjelaskan, jumlah personel yang diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan di TPS sebanyak 204 personel dengan jumlah TPS sebanyak 555 TPS tersebar di 8 kecamatan, 3 kelurahan dan 50 desa.

“Pengamanan TPS dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran proses pemilu. Karena itu, kita dari (Polres Bangka Selatan) melakukan persiapan yang matang, termasuk pengamanan TPS,” kata Trihanto.

Trihanto menambahkan, apel pergeseran (pelepasan_red) pasukan (personel_red) pengamanan TPS ini, bertujuan untuk memastikan bahwa setiap TPS memiliki personel kepolisian yang cukup untuk menjaga keamanan dan mencegah terjadinya gangguan atau kecurangan selama pemungutan dan penghitungan suara.

“Dengan jumlah personel sebanyak 204, kita berharap dapat memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat yang akan menggunakan hak suara atau hak pilih pada saat hari H (pencoblosan) yakni 14 Februari 2024,” ujarnya.

Trihanto menegaskan, pelepasan personel ini menunjukkan komitmen Polres Bangka Selatan dalam menjaga keamanan dan kelancaran proses pemilu di daerah hukum Bangka Selatan.

“Seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan TPS untuk bekerja dengan profesional dan bertanggung jawab. Dalam situasi yang penuh tantangan seperti pemilu, kehadiran polisi yang aktif dan responsif sangat penting untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” tuturnya.

Dengan adanya apel pergeseran pasukan pengamanan TPS ini, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan percaya bahwa pemilu akan berjalan dengan lancar dan adil.

“Polres Bangka Selatan siap memberikan perlindungan dan pengamanan yang maksimal selama proses pemungutan dan penghitungan suara. Mengingat pemilu adalah momen penting bagi demokrasi Indonesia, dan melalui pemilihan umum, rakyat memiliki kesempatan untuk memilih pemimpin mereka dan menentukan arah negara ini. Oleh karena itu, keamanan dan kelancaran proses pemilu sangatlah penting,” tegas AKBP Trihanto.