BabelhebatNasional-Internasional

Busyro Muqoddas: Wartawan Penjaga Harapan Publik dan Martabat Demokrasi

KETUA Komisi Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Dewan Pers, Busyro Muqoddas, menegaskan pentingnya peran wartawan sebagai penjaga harapan publik dan martabat demokrasi, dalam pembukaan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Solo, Jumat (4/7/2025).

Sebanyak 36 wartawan dari jenjang muda, madya, hingga utama mengikuti UKW yang difasilitasi Dewan Pers bekerja sama dengan Lembaga Uji Kompas dan Solopos. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan profesionalisme jurnalisme di Indonesia.

“Peran wartawan jauh lebih serius dari sekadar menyampaikan informasi. Mereka memelihara harapan masyarakat, tidak hanya di dalam negeri, tapi juga bagi komunitas internasional yang menjunjung prinsip jurnalisme independen,” kata Busyro.

BACA JUGA : Kepengurusan Dewan Pers 2025-2028 Terbentuk, Selamat Bertugas Prof Komaruddin

Busyro menekankan bahwa jurnalisme yang bebas dari intervensi merupakan kebutuhan mendesak bagi demokrasi yang sehat.

“Misi wartawan ke depan adalah membangun visi jurnalisme yang independen, jujur, dan bebas dari tekanan siapa pun,” ujarnya.

Busyro juga menyinggung kembali sejumlah insiden kekerasan terhadap jurnalis, termasuk kasus pembunuhan wartawan Harian Bernas, Udin, yang belum terungkap hingga kini, serta aksi teror terhadap wartawan Tempo yang dikirimi kepala babi.

1 2Laman berikutnya