Bangka SelatanBerandaBeritaHukumPendidikan

Bunga Toboali Digoyang Dua Bersaudara

0
×

Bunga Toboali Digoyang Dua Bersaudara

Sebarkan artikel ini
20220404 222058

SEORANG pelajar berusia 16 tahun berinisial Bunga, menjadi korban mesum yang diduga dilakukan oleh dua bersaudara berinisial Kuntum (17) dan Put (20).

Korban dan pelaku merupakan warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Diketahui, perbuatan mesum yang diduga dilakukan oleh dua bersaudara terhadap korban lebih dari satu kali, yakni pelaku Kuntum sejak dari Agustus 2023 hingga Februari 2024. Pelaku Put sejak dari November 2023 hingga Februari 2024.

Lokasi atau tempat kejadian perkaranya itu di berbagai tempat. Salah satunya di kawasan komplek perkantoran Parit Tiga Toboali.

BACA JUGA : Ngeri ada Dukun Cabul di Bangka Selatan

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bangka Selatan, Iptu Raja Taufik Ikrar Bintani membenarkan peristiwa mesum yang diduga dilakukan oleh dua pelaku terhadap pelajar (korban) yang masih dibawah umur.

“Satu pelaku masih dibawah umur berinisial Kuntum yang juga masih sebagai pelajar, sementara pelaku Put buruh harian,” kata Taufik, Rabu (29/5).

BACA JUGA : Teman Sendiri Dicabuli, Pelaku dan Korban Masih di Bawah Umur

Peristiwa ini terungkap setelah kakak korban, Bud melihat kondisi adiknya (korban) yang mengalami murung dan sering sedih sendiri.

“Pengakuan korban terhadap kakaknya bahwa telah disetubuhi oleh seseorang,” jelas Taufik.

Mendengar hal itu, lanjut Taufik, kakak kandung korban memberitahukan atas kejadian tersebut ke orang tuanya, Mis dan kemudian melaporkan ke Polres Basel.

BACA JUGA : Miliki 7 Istri, Sang Dukun Cabul Asal Jawa Barat Ganyang 2 Pelajar di Bangka Selatan

“Laporan tersebut ditindaklanjuti Unit PPA dengan melakukan pemeriksaan terhadap korban,” ujar Taufik.

Taufik menambahkan, kedua pelaku diamankan oleh Unit PPA saat sedang berada di rumah orang tuanya.

“Pelaku dan barang bukti berupa pakaian milik korban diamankan di Polres Bangka Selatan guna penyidikan lebih lanjut,” tegas Taufik.