Bento, Bento Datanglah

PEKAN lalu publik dipertontonkan sikap yang jauh dari teladan oleh seorang pucuk pimpinan institusi lembaga keuangan.
Kepala Cabang Bank SumselBabel di Pangkalpinang Benny Maryanto atau Bento mangkir dari pemanggilan penyidik Kejati Kepulaun Bangka Belitung.
Bento pada Senin (10/6/2024) sedianya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2022-2023.
Bento kepada wartawan beralasan surat panggilan dari penyidik salah nama. Kalau memang ada panggilan dia mengaku akan koperatif datang. Namun janji itu tak ditunaikan. Panggilan kedua, Bento tak jua datang sebagaimana janjinya.
Tak hanya itu, Bento menjadi irit bicara kepada wartawan. Berungkali dikonfirmasi terkait kasus KUR fiktif senilai sekitar Rp 21 miliar pada Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang, tak pernah direspons lagi.
Padahal konfirmasi dari Bento sangat penting bagi karya jurnalistik. Agar jelas duduk soal Bank SumselBabel dalam mengucurkan KUR pada sekitar 430 debitur. KUR tersebut dituding fiktif. Selain tidak sesuai peruntukan, kebanyakan debitur tidak pernah merasa mengajukan kredit. Duit KUR pun mengalir ke PT HKL.
Sebetulnya agak aneh alasan nama salah di surat panggilan. Tapi bisa jadi memang salah. Cuma mengapa pula pada panggilan kedua, juga mangkir?