Warga Kelapa Ngadu soal Lahan Ratusan Hektare ke DPRD Babel
SENGKETA lahan ratusan hektare kembali menjadi sumber keresahan warga Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. Tanah yang seharusnya menjadi tempat tinggal dan sumber penghidupan kini masih dipersoalkan antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Untuk mencari kepastian, warga datang langsung ke DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan mengadu kepada Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya. Mereka ditemani pendamping dari LBH Milenial dan diterima di ruang Badan Musyawarah DPRD Babel, Kamis (21/8/2025).
Warga menjelaskan bahwa lahan seluas 130 hektare itu sudah dimiliki dengan Surat Keterangan Tanah sejak 2003. Namun pemerintah Kabupaten Bangka Barat tetap mengklaimnya sebagai aset daerah.
“Permasalahan ini sudah sempat dibawa ke Pengadilan Tata Usaha Negara dan dimenangkan oleh masyarakat. Akan tetapi hingga saat ini pemerintah Kabupaten Bangka Barat masih mengklaim lahan tersebut sebagai aset daerah,” ujar Didit.





