BabelhebatNasional-Internasional

Solidaritas Tak Lekang oleh Waktu: Datuk Away dan Datuk Rizani Kembali Nahkodai IKM Babel

Di tengah denyut sibuk ibu kota, sebuah peristiwa penuh kehangatan dan semangat kebersamaan berlangsung di Hotel Best Western, kawasan Asia Afrika, Senayan, Sabtu (28/6/2025).

Hari itu, sekitar 200 warga Bangka Belitung dari seantero Jabodetabek berkumpul dalam semangat yang sama, melanjutkan ikatan, memperkuat solidaritas, dan membentuk arah baru bagi Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka Belitung (IKM Babel) lewat Musyawarah Besar (Mubes) II.

Namun rupanya, arah baru itu tetap menaruh kepercayaan pada nahkoda lama. Datuk Bang Away Azhar dan Datuk Bang Rizani Usman kembali didaulat secara aklamasi sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum IKM Babel untuk periode 2025–2028. Sorak tepuk tangan memenuhi ruangan saat pengumuman itu disampaikan bukan sekadar formalitas, tapi wujud kepercayaan mendalam dari akar rumput.

Sejak pagi, suasana Mubes sudah terasa hangat. Dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama, kegiatan ini mengalir dalam nuansa kekeluargaan yang menjadi ciri khas masyarakat Bangka Belitung. Perwakilan berbagai organisasi masyarakat, tokoh perantau, dan mitra lembaga hadir menambah semarak forum tertinggi IKM Babel ini.

FB IMG 1751169866177
“IKM ini bukan hanya tempat pulang, tapi juga ruang tumbuh bersama,”

Dalam pidatonya, Datuk Away menyampaikan laporan pertanggungjawaban masa kepemimpinan sebelumnya, sebuah kilas balik yang menunjukkan bagaimana IKM Babel terus menjaga denyut persaudaraan di tanah rantau.

Sementara Datuk Rizani menekankan pentingnya menjaga soliditas dan membuka ruang kolaborasi lintas generasi dan profesi.

“IKM ini bukan hanya tempat pulang, tapi juga ruang tumbuh bersama,” ujarnya dengan semangat.

Yang membuat acara ini semakin istimewa, adalah kehadiran langsung Gubernur Bangka Belitung, Panglima Datuk Hidayat Asrani. Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi peran strategis IKM sebagai jembatan antara tanah kelahiran dan tanah rantau.

“Saya ingin IKM bukan sekadar simbol silaturahmi. Ia harus hadir dalam bentuk kontribusi, aksi sosial, dan gagasan nyata bagi Bangka Belitung,” tuturnya tegas.

1 2Laman berikutnya

Tom Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan