RamadanPangkalpinang
Trending

Ramadan Urban Fest Pangkalpinang Resmi Ditutup

SEMANGAT kebersamaan, kreativitas, dan geliat ekonomi masyarakat mewarnai rangkaian kegiatan Ramadan Urban Fest di Kota Pangkalpinang. Kegiatan yang berlangsung selama hampir tiga pekan tersebut menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat dalam merayakan suasana Ramadan dengan penuh kehangatan.

Kegiatan Ramadan Urban Fest 2026 resmi ditutup dalam sebuah acara yang digelar di Masjid Kubah Timah, Kota Pangkalpinang, Rabu (11/3/2026).

Penutupan kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, komunitas kreatif, serta jajaran pemerintah daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Irma Mutiah, yang mewakili Wali Kota Pangkalpinang dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar.

“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, siang hari ini kita dapat bersama-sama hadir dalam acara Penutupan Ramadan Urban Fest 2026 dalam suasana yang penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Irma menyampaikan bahwa Ramadan Urban Fest telah menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat Kota Pangkalpinang. Selama kegiatan berlangsung, berbagai aktivitas religi, seni budaya, serta kegiatan ekonomi kerakyatan turut mewarnai suasana Ramadan di kota tersebut.

“Ramadan Urban Fest telah menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat Kota Pangkalpinang. Selama rangkaian kegiatan berlangsung, kita menyaksikan bagaimana semangat Ramadhan diwujudkan dalam kegiatan religi, kreativitas seni budaya, serta geliat ekonomi kerakyatan yang melibatkan para pelaku UMKM dan komunitas kreatif,” katanya.

Irma juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data panitia, kegiatan yang dilaksanakan selama 20 hari tersebut menjadi salah satu kegiatan Ramadan terlama yang pernah digelar di Kota Pangkalpinang.

Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha dinilai sangat tinggi, dengan tercatat sebanyak 66 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dari aktivitas tersebut, perputaran ekonomi diperkirakan mencapai kurang lebih Rp700 juta.

“Capaian ini menunjukkan bahwa kolaborasi pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan event yang bukan hanya meriah, tetapi juga berdampak nyata,” ungkapnya.

1 2Laman berikutnya

Azril Hebat

Berdiri di Atas Semua Golongan