Pangkalpinang Percepat Belanja Daerah, Jaga Ekonomi Tetap Stabil di Akhir Tahun
PEMERINTAH Kota Pangkalpinang menyiapkan langkah cepat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan menekan laju inflasi jelang akhir tahun. Sejumlah kebijakan disusun agar roda ekonomi tetap berputar di tengah perlambatan belanja daerah yang masih terjadi di banyak wilayah.
Langkah ini menjadi tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual, Senin (20/10/2025).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Juhaini, mengatakan rapat tersebut menekankan pentingnya percepatan realisasi belanja dan efisiensi tata kelola keuangan untuk memperkuat daya tahan ekonomi daerah.
“Dari hasil rakor, yang pertama adalah arahan dari Menteri Keuangan terkait percepatan realisasi belanja untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Kemudian, Mendagri menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah dimotori oleh dua mesin, yakni pemerintah dan swasta,” ujar Juhaini.
Juhaini menyebutkan, secara nasional realisasi pendapatan daerah telah mencapai 70,7 persen, sedangkan belanja baru berada di angka 56,07 persen. Kota Banjarbaru tercatat paling tinggi dengan 87,9 persen, sementara Prabumulih menjadi yang terendah dengan 59,6 persen.





