Pangkalpinang
Trending

Bea Cukai dan Wartawan: Konflik Liputan Timah 25 Ton

SEJUMLAH wartawan mendatangi kantor Bea dan Cukai Pangkalpinang untuk menegaskan hak mereka melakukan liputan. Aksi ini muncul setelah dugaan intimidasi terhadap awak media yang tengah meliput kasus penyelundupan 25 ton timah di Tanjung Krasak, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (14/1/2026).

Arya, salah satu wartawan yang mengaku diintimidasi, menyampaikan bahwa saat liputan dan wawancara, ada oknum petugas Bea dan Cukai yang secara tidak langsung mengancam wartawan.

“Jangan ada yang berani buat berita dulu ya, kalau ada nanti yang berani buat kami cari wartawan tersebut,” ujarnya menirukan ucapan oknum tersebut.

Baca Juga: Bea Cukai dan TNI AL Amankan 25 Ton Timah di Bangka Selatan

Kejadian itu disaksikan beberapa wartawan lain serta anggota DPRD Babel Yogi Maulana yang hadir di lokasi. Aksi penggerudukan kantor Bea dan Cukai dilakukan sebagai bentuk penegasan hak wartawan untuk menjalankan tugas sesuai hukum.

1 2Laman berikutnya