Takuya dari Jepang Menghabiskan Akhir Pekan di Toboali
AKHIR pekan di Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, menjadi pengalaman baru bagi Takuya, warga negara asing asal Jepang. Untuk pertama kalinya, perjalanan membawanya menjejakkan kaki di Bumi Serumpun Sebalai, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kunjungan ke Bangka Belitung dilakukan secara sederhana. Dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Takuya langsung melanjutkan perjalanan darat menuju Toboali. Tidak ada agenda khusus selain berjalan-jalan dan melihat langsung daerah yang selama ini hanya dikenal lewat cerita dan tayangan visual.
“Saya tinggal di Indonesia sudah lebih kurang empat tahun, menetap di Jakarta. Setahun sekali saya pulang ke Jepang,” kata Takuya saat berbincang dengan wartawan di Warkop Ajang Toboali, Sabtu (17/1/2026) petang.
Baca Juga: Jelang Laga Kontra Jepang, Presiden Prabowo : Jangan Minder, Kita Bangsa Besar
Bangka Belitung menjadi destinasi pertama yang dikunjungi di luar Jawa selama menetap di Indonesia. Ketertarikan berawal dari foto dan video danau kaolin Bangka Tengah yang tersebar di media sosial. Warna air dan bentang alam bekas tambang memunculkan rasa penasaran untuk datang langsung.
Toboali dipilih sebagai tujuan utama. Dalam kunjungan singkat tersebut, Takuya menyempatkan diri mengunjungi Benteng Tua Toboali, melihat Batu Belimbing, serta menyaksikan aktivitas ponton isap produksi timah di perairan sekitar.





