
KETERBATASAN akses darat tidak menghentikan langkah prajurit dalam menjalankan tugas pembangunan di wilayah kepulauan. Satgas TMMD Kodim 0432 Bangka Selatan menempuh jalur laut demi memastikan program fisik tetap berjalan sesuai rencana.
Satuan Tugas TMMD ke 127 Kodim 0432 Bangka Selatan menunjukkan dedikasi dengan menyuplai personel, alat berat, dan material bangunan ke Pulau Lepar. Pengiriman tersebut untuk mempercepat pembukaan jalan, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, serta infrastruktur fisik lain guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pulau terluar yang tidak memiliki jalur darat.
Alat berat berupa ekskavator, vibro roller, dan grader serta material seperti blok beton, gorong gorong, semen, besi beton, dan kayu diangkut melalui jalur laut menggunakan kapal kayu tradisional jenis longboat dan tongkang. Perjalanan ditempuh lebih dari 30 menit dari Pelabuhan Sadai menuju Pelabuhan Penutuk Pulau Lepar. Medan laut yang menantang tidak menyurutkan semangat prajurit TNI dan masyarakat setempat untuk bergotong royong membongkar muatan ke darat.
Komandan SSK Kapten Inf Tri Wahyudi menegaskan bahwa pengiriman alat berat dan material dari pelabuhan utama dilakukan karena keterbatasan alat dan bahan bangunan di lokasi sasaran.
“Kami memastikan seluruh material dalam jumlah dan kualitas yang dibutuhkan sampai tepat waktu. Keterbatasan akses bukan halangan, ini adalah komitmen TNI untuk hadir membangun negeri dari daerah terpencil” ujar Tri Wahyudi, Senin (2/3/2026).
Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat tampak kuat di lapangan. Material yang baru tiba segera diangkut secara manual ke lokasi pembangunan agar progres fisik tidak terhambat. Warga menyambut baik kehadiran TNI dan optimistis pembangunan tersebut membuka keterisolasian wilayah serta meningkatkan konektivitas ekonomi.
Upaya menembus keterbatasan akses laut menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan di daerah terpencil membutuhkan keteguhan dan kebersamaan. Perjuangan tersebut diharapkan membawa dampak berkelanjutan bagi masyarakat Pulau Lepar dan Bangka Selatan.





