
PEMBUKAAN akses jalan baru di Desa Penutuk, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung menjadi penanda hadirnya pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 127 menghadirkan perubahan nyata bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan mobilitas.
Jalan sepanjang 5,5 kilometer dengan lebar 7 meter tersebut menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat yang sebelumnya terisolasi dari pusat ekonomi desa. Akses baru itu membuka konektivitas yang lebih baik bagi aktivitas sosial dan distribusi hasil pertanian.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa Penutuk Misron mengapresiasi kepada Satgas TMMD. Sebelum pembangunan jalan, mobilitas warga sangat terbatas terutama saat musim hujan ketika jalur lama berlumpur dan sulit dilalui.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak bapak TNI. Dengan jalan baru ini, kami tidak lagi kesulitan membawa hasil kebun ke pasar. Ini adalah mimpi yang jadi nyata bagi kami,” kata Misron, Senin (2/3/2026).
Komandan Satgas TMMD ke 127 Letkol Inf Agus Wicaksono menyatakan pembangunan infrastruktur jalan tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mempercepat kesejahteraan masyarakat wilayah terpencil.
“Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong antara prajurit dan warga,” ujar Agus.
Terbukanya akses jalan diharapkan mampu menekan biaya transportasi hasil bumi serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Kehadiran Satgas TMMD di Bangka Selatan menjadi bagian dari upaya bersama menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar.





