Longsor Tambang Timah di Pemali Bangka, Tiga Tewas Empat Masih Dicari
OPERASI pencarian dan pertolongan digelar setelah longsor menimpa area tambang timah di kawasan Pondi Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Peristiwa ini kembali memperlihatkan rapuhnya keselamatan kerja di sektor pertambangan rakyat. Sedikitnya tujuh penambang tertimbun material longsor saat aktivitas tambang masih berlangsung hingga menjelang petang, Senin (2/2/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Sejumlah penambang tengah bekerja menggunakan alat berat ketika kontur tanah di sekitar lokasi mendadak berubah. Struktur tanah yang tidak stabil runtuh seketika, menimbun para pekerja berikut alat berat yang sedang beroperasi.
Upaya evakuasi awal dilakukan oleh rekan-rekan korban dengan peralatan seadanya. Tiga penambang berhasil dikeluarkan dari timbunan tanah namun sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sementara empat penambang lainnya dilaporkan masih tertimbun material longsor.
Menerima laporan warga, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang segera mengerahkan satu tim rescue ke lokasi kejadian. Proses pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari rescuer Kansar Pangkalpinang, Polres Bangka, BPBD Bangka, SAR Brimob, Laskar Sekaban, serta masyarakat setempat yang ikut membantu penyisiran.
Kepala Kansar Pangkalpinang Mikel Rachman Junika membenarkan laporan awal yang diterima pihaknya.
“Kami sore hari menerima informasi adanya pekerja tambang yang tertimbun longsoran tanah dan langsung mengirimkan tim rescue ke lokasi kejadian,” ujar Mikel, Senin (2/2) malam.





